My Head Full of Dream

September 27, 2018

Sekolah Kristen Dengan Pendidikan Karakter Di Batam

by , in
Zaman sekarang pendidikan adalah hal yang sangat penting. Sekolah tidak lagi dituntut

Pendidikan adalah hal yang paling menjadi sorotan untuk setiap orang tua. Sebagai persiapan menjadi seorang ibu (nantinya), gue ingin memberikan pola pendidikan yang tepat. Karena hari-hari sang anak akan banyak dihabiskan di sekolah, maka kelak gue ingin memilih sekolah yang mampu membangun karakter dan kepribadian anak.

Nah buat ayah-bunda yang ada di Batam, Kepulauan Riau, bisa bernafas lega nih sekarang. Karena sekarang sudah ada Ansvin Academy, yang merupakan sekolah dengan berbasiskan kurikulum Amerika Serikat dengan fokus utama pendidikan karakter anak.


Kurikulum yang digunakan Ansvin Academy adalah ACE. Accelarated Christian Education lebih dikenal dengan istilah School Of Tomorrow. Pendidikan kristen dengan dasar Alkitab ini dikembangkan oleh Dr. Donald dan Mrs. Howard dari USA pada tahun 1973 dan hingga saat ini telah digunakan oleh sekolah di 145 negara di seluruh dunia. Pada tahun 1976, program ini menghampiri Australia dan Selandia Baru, yang akhirnya menyebar luas di seluruh Wilayah Pasifik Selatan dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, sudah ada 42 sekolah yang memakai metode pembelajaran ini. Dan Ansvin Academy adalah salah satunya. Seluruh proses pembelajaran di sekolah ini menggunakan Bahasa Inggris dilengkapi dengan kelas tambahan Bahasa Mandarin.

Pada program ACE, Iman, Kebenaran, dan prinsip-prinsip Alkitab diintegrasikan dalam setiap PACE (Packeted of Christian Education - Paket Pendidikan Kristen). Dari namanya tentu program ini akan dibangun berdasarkan nilai-nilai alkitabiah yang kuat dan dapat membantu membangun karakter dalam tumbuh kembang si anak. 

Setiap manusia dilahirkan berbeda dan menjadi unik lewat masing-masing caranya. Itulah yang diyakin oleh program ACE. Oleh sebab itu 1 orang guru akan menangani 10 murid di setiap kelasnya. Dengan jumlah siswa yang terukur maka kelas akan berjalan dengan lebih efisien. Tumbuh kembang si anak dapat terbina dengan baik karena guru dapat lebih mengenal siswanya.





Ansvin Academy juga menerapkan metode Independent Learning, yang membuat anak dapat mengembangkan kreatifitas serta inisiatifnya. Mentalitas mereka akan dibangun sedemikian rupa sehingga menjadi anak yang pemberani, tidak malu bertanya, dan mampu menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka dengan baik.

Sesuai dengan VISI & MISI yang diusung oleh Ansvin Academy yakni:

VISI: Mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global dan membekali mereka dengan akademik dan karakter terbaik  untuk mengambil setiap peluang di masa depan. 

MISI: 
1. Mengorganisir dan mengajar siswa dengan penuh kesungguhan dan dedikasi tinggi.
2. Mendidik siswa dengan karakter dan akademi yang baik secara alkitabiah.
3. Meningkatkan disiplin diri untuk semua siswa dan staf sekolah.
4. Membimbing dan mengembangkan bakat dan minat siswa.
5. Meningkatkan kompetensi siswa untuk melangkah ke tingkat tertinggi.

Untuk mendukung proses belajar mengajar, Ansvin Academy juga menyediakan berbagai fasilitas seperti:


ü     Assembly Hall
ü     Basket Ball Court
ü     CCTV 24 Hours
ü     Cleaning Service
ü     Computer
ü     School Bus
ü     Playground
ü     Cafeteria
ü     Library
ü     Music Class
ü     Parking Area
ü     Security 24 Hours





Kelas yang terdapat di Ansvin Academy terdiri dari K1 - K3 dan level 1 - 12.

Ada salah satu orang tua murid yang menceritakan bagaimana tumbuh kembang anaknya menjadi lebih baik setelah pindah ke Ansvin Academy. Di sekolah sebelumnya, anaknya seringkali diejek dan dibully yang membuat orang tuanya khawatir hal ini akan berpengaruh dalam pertumbuhan mental si anak. Ceritanya bisa sama-sama kita lihat di sini:


Kehadiran Ansvin Academy di Batam sebagai sekolah kristen dengan pendidikan karakter memberikan angin segar atas banyaknya kekhawatiran orang tua terhadap anak-anak mereka. Anak-anak akan dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global dan menyambut peluang masa depan serta menjalani kehidupan dengan karakter ilahi.

Alamat Ansvin Academy :
Jl. Raja Fisabilillah (Belakang Resto Saung Sunda Sawargi) Batam Center - Kepri
Telp : 0778-4168777 -
Mobile : +62 812 7008 5005
Website : Ansvin Academy
September 19, 2018

Payakumbuh Rasa Korea Selatan

by , in

약혼기!
Annyeonghaseyo!
Annyeonghaseyo...
Annyeonghaseyo!

Gue adalah salah satu dari sekian banyak anak remaja (cielah ngaku-ngaku masih remaja) yang menggilai Korea Selatan. Mulai dari drama korea yang banyak cowok gantengnya, makanannya yang lezat, sampai budayanya.

"Korea adalah negara pertama yang akan gue kunjungi setelah punya paspor nanti"

Itu janji gue pada diri sendiri. Yang tentu saja tidak terealisasi karena justru cap pertama di paspor gue persembahkan untuk Singapura (45 menit dari rumah gue *tsahh) yang tahun 2017 kemarin menjadi tempat konser Coldplay. Tapi keinginan untuk menjejakkan kaki di Korea Selatan tidak luput begitu saja. Negara Gingseng itu adalah satu dari sekian banyak mimpi-mimpi gue.

Lalu apa sih yang paling penting saat melaksanakan travelling itu?
Selain tiket pesawat tentu aja kendaraan selama kita ada di daerah tujuan.
Orang-orang lokal memang banyak yang menyediakan penyewaan kendaraan baik motor atau mobil. Tapi kadang kita juga mengalami kesulitan saat pemesanannya. Apalagi saat kita mendatangi tempat itu pada masa liburan. Wah siap-siap deh kerepotan mencari kendaraan untuk digunakan.

Nah buat kalian para traveller atau yang hobi melalang buana kaya gue gini, mesti kenalan sama Automo. Automo merupakan rental kendaraan berbasis online yang menyediakan berbagai jenis kendaraan mulai dari roda dua sampai roda empat. Gak bisa bawa mobil? Tenang. Automo juga menyediakaan supirnya gaisss.


Nah jadi kalau udah kaya gini, jalan-jalan gak susah lagi dong.
Mau jalan-jalan murah pakai sepeda motor? Hayuuuuuk!
Mau jalan ala Sultan alias liburan mewah? Kuylaahhhh~

Nah atau kalian mau ke sini?

Annyeong!

WAH KAK UDAH SAMPE AJA NIH DI SEOUL?
Jawabannya: Engga.
Terus ini di mana dong?
Lembah Harau, Payakumbuh, Sumatera Barat.

Jadi kenapa gue bisa datang ke sini?
Minggu lalu ada hari kejepit nasional yang tradisinya kantor tempat gue bekerja akan meliburkan seluruh karyawannya. Walau singkat, hari libur ini terlalu sayang untuk disia-siakan di rumah aja. Seorang "teman dekat" mengajak gue untuk menyambangi salah satu kota di provinsi Sumatera Barat, yang udah lama banget pengen gue datengin. Sebagai hadiah ulang tahun yang tertunda katanya.

Maka berangkatlah gue dari Batam yang hanya cukup memerlukan waktu 45 menit untuk sampai di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Sebenarnya untuk bisa sampai di Payakumbuh ada dua cara yang bisa dijadikan pilihan. Yang pertama adalah cara yang gue gunakan. Yang ke dua bisa juga dengan terlebih dahulu menuju Bandara Minangkabau yang terletak di Kota Padang. Lalu dari Padang kita harus berkendara kurang lebih 5 jam untuk sampai di sini.

Kenapa gue memilih Pekanbaru?
Karena lebih praktis dan dekat dari tempat yang akan gue datangi ini. Dari Pekanbaru menuju Payakumbuh hanya memerlukan waktu kurang lebih 3 jam. Dan tentunya karena yang akan menemani gue jalan-jalan tinggalnya di Pekanbaru juga sih huahahaha :))

Kami berdua berangkat dari Pekanbaru menggunakan sepeda motor (biar kaya anak touring gituu) jam 7 pagi. Ini adalah pengalaman ke dua gue melintasi jalur lintas menggunakan sepeda motor. Hati ini ingin meledak rasanya karena senang. Wajar yah agak norak, di Batam yang cuma pulau kecil gini memang sulit merasakan pengalaman-pengalaman ekstrem.

Karena kami berangkat di pagi hari dan kebetulan hari itu adalah hari Senin, jalanan pagi padat dengan lalu lalang orang-orang yang akan beraktifitas. Mulai dari pekerja, buruh, bahkan ibu rumah tangga yang sibuk mengantar anaknya sekolah atau ke pasar. Gue melihat seluruh kesibukan di jalanan pagi itu dan bersorak dalam hati,

"APA ITU HARI SENIN?" HAHAHAHAHAHAHAHAHA *suombooong!

 Setelah keluar dari padatnya kota maka mata ini akan dimanjakan dengan banyaknya sawah yang sedang hijau. Birunya langit yang juga seperti mengiringi perjalanan kami dengan sukacita. Dan akhirnya tidak terasa kami melewati perbatasan antara Riau dan Sumatera Barat. Semakin dekat dengan tujuan.

Jalur lintas

Perbatasan Riau dan Sumatera Barat

Tidak butuh lama akhirnya gue sampai di Lembah Harau. Salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat dengan keeelokan tebing-tebing tingginya. Lembah Harau adalah salah satu tempat wisata yang memikat bukan hanya hati para wisatawan Indonesia tapi juga wisatawan internasional, terutama orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap panjat tebing. Tebing di sini menantang untuk ditaklukkan.

Pesona Lembah Harau
Ternyata Lembah Harau sudah banyak mengalami perubahan. Banyak sekali di sekeliling tempat ini masyarakat lokal yang membangun lokasi untuk para wisatawan. Mulai dari home stay, tempat berjualan aneka makanan, bahkan tempat-tempat hits yang instagramable. Dan gue dibawa ke tempat yang membuat sedikit keinginan hati untuk menyambangi Korea Selatan, terobati.

Dari banyaknya spot yang ada di Lembah Harau, ada satu tempat yang sangat menarik. Tempat itu memiliki sentuhan Korea Selatan tapi dengan kearifan lokal tentunya. Ada stan yang menyediakan penyewaan hanbok. Baju adat Korea Selatan yang pengen banget gue pakai. Hanbok ini disewakan cukup murah, hanya Rp 20.000/ baju dan ditambah Rp 5.000 jika kalian ingin menambahkan aksesorisnya.



Benar-benar kearifan lokal yah :))
Park Shin Hye versi banyak makan :))
Bahagia banget cita-cita pakai baju adat Korea ini kesampaian walaupun belum di Korea Selatan beneran. Gak apa-apa, suatu hari nanti pasti paspor gue kena cap Korea Selatan itu, tenaaaanggg!
Terus kalian masih di rumah aja nih?
Masih nyari alasan gitu gak bisa ke sana karena gak ada kendaraan yang bisa di pakai?
Klik aja beb Automo, solusi untuk liburan kamoo!

Rancak bana?



September 07, 2018

Mandiri Online: "Pintu Ke Mana Saja" Zaman Now

by , in

Lalala, aku sayang sekali...DORAEMON!


Pasti kita semua sangat kenal dengan penggalan lirik lagu dari kartun favorit semasa kanak-kanak dahulu. Doraemon adalah mimpi semua anak-anak bahkan orang dewasa seperti saya. Betapa saya ingin punya robot kucing nan penuh manfaat seperti dia. Tapi dari seluruh peralatan yang dimiliki Doraemon, ada satu yang sangat saya inginkan. Pintu ke mana saja!

Kenapa pintu ke mana saja?
Seperti namanya, kemampuan pintu ini akan membawa kita ke manapun tempat yang ingin kita datangi. Tanpa batasan. Tanpa perlu ruang dan waktu yang berlebihan. Diberi kemudahan. Pintu ke mana saja akan membawa saya hilir mudik tanpa harus membuang banyak waktu. Cepat. Tepat. Bermanfaat. 

Dewasa ini ditengah aktifitas yang semakin memburu, kita seringkali kehabisan waktu. Tidak sempat melakukan ini dan itu bahkan terhambat membeli atau membayar sesuatu. Kita perlu "pintu ke mana saja" yang selalu memberikan kemudahan dalam kegiatan apapun yang kita lakukan. Tetapi benarkah pintu ke mana saja itu nyata adanya? Tentu saja tidak.

Lalu adakah solusi yang mumpuni untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan kita dalam melakukan kegiatan/ transaksi?

Bank Mandiri hadir memberi solusi.


Saya telah menjadi nasabah Bank Mandiri sejak usia dini. Yang artinya adalah Mandiri menjadi rekening pertama yang saya miliki dan terus setia sampai saat ini. Jadi keinget pertama kali menerima gaji saya gugup sekali masuk ke dalam ATM Centre. Sangat berhati-hati saat akan memasukkan kartu debit ke dalam mesin ATM, seakan takut kartu tersebut lecet. Biasalah namanya juga masih belia :))

Seiring berkembangnya jaman, Bank Mandiri terus berinovasi dan memberikan banyak penawaran untuk kemudahan juga kenyamanan para nasabahnya. Mereka selalu memberikan inovasi demi memuaskan kebutuhan nasabahnya. Apalagi "si tukang belanja" kaya saya.

Coba mana suaranya para wanita shopaholic?
Pengennya bentar-bentar beli baju.
Terus liat-liat make up eh taunya dibungkus bawa pulang.

Gajian artinya adalah saat yang tepat untuk belanja.
Namun kata siapa belanja itu harus melulu ke mall? Ada cara gampang belanja tanpa perlu menghabiskan banyak waktu ke sana.

Belanja online jawabannya.

Saya termasuk salah satu orang yang sangat sering membeli barang-barang secara online. Mulai dari baju, kuas dan peralatan make up, lipstick, jaket, sepatu, bahkan hadiah untuk kerabat juga sekarang bisa dibeli secara online. Tinggal lihat barangnya, masukin keranjang, terus tinggal bayar deh. Untuk pembayaran, biasanya menggunakan metode transfer, dan mengharuskan saya untuk ke ATM terdekat dulu. Tapi karena keterbatasan waktu maka bolak-balik ke ATM adalah hal yang merepotkan dan ribet!

Hal inilah yang memotivasi saya untuk pertama kalinya mencari tahu gimana cara biar gak ribet bolak-balik ke ATM. Nah! Pada tanggal 21 Maret 2017, Bank Mandiri meluncurkan "Mandiri Online" sebagai layanan mobile banking baru menggantikan 2 (dua) pelayanan mereka yang sebelumnya, Mandiri Internet Banking dan Mandiri MobileMandiri Online ini adalah wajah baru dari Mandiri Internet dan Mandiri mobile. Tujuan perubahannya tentu saja untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahaan kita sebagai nasabahnya.

Terus gimana caranya biar bisa jadi pengguna Mandiri Online? GAMPANG!
Tinggal datang ke kantor cabang Bank Mandiri, datengin customer servicenya, terus registrasi deh. Eitssssss... Jangan lupa membawa kartu identitas, buku tabungan, dan kartu debit Mandirinya yah.

Emang apa sih beda Mandiri Online ini dengan layanan sebelumnya?

1. Muncul dalam 2 jenis pelayanan: Mandiri Online Web dan Mandiri Online Apps
2. Tampilannya yang lebih elegan dan mudah digunakan
3. Kita para nasabah Bank Mandiri gak perlu lagi repot mesti mendaftarkan rekening tabungan, karena rekening yang kita gunakan sebagai sumber dana dapat langsung dipakai bertransaksi.
4. Sekuritas yang dijamin karena menggunakan metode otentikasi versi terbaru
5. Dapat diakses dengan menggunakan smartphone apa saja yang dimiliki oleh nasabah

Pas pertama kali cobain layanan Mandiri Online seneng banget akutu. Karena dibandingkan dengan mobile banking sebelumnya, aplikasinya jadi lebih mudah digunakan. Tampilannya juga jadi lebih cantik dan elegan. Kalau mau transaksi tinggal masukin id dan password yang sudah dibuat di kantor cabang tadi, kaya gini:

Contoh transaksi menggunakan Mandiri Online

Transaksi di atas menggunakan Mandiri Online App. Perbedaannya dengan menggunakan Mandiri Online Website adalah seperti namanya, Mandiri Online Website dapat diakses dengan menggunakan web browser sedangkan Mandiri Online App. diakses melalui aplikasi yang dapat diunduh smartphone nasabah.

Fitur utama Mandiri Online yang sangat ditonjolkan dalam penggunaanya ada 8 poin,

Fitur unggulan Mandiri Online

1. Satu Akses
Apapun pilihan kita dalam menggunakan Mandiri Online, baik melalui web atau aplikasi terintegrasi dengan hanya memerlukan 1 ID dan 1 password yang sama. Untuk orang pelupa kaya saya ini adalah ANUGRAH karena tidak perlu banyak mengingat password :3

2. Tampilan
Tampilan Mandiri Online lebih mudah dan nyaman untuk memberikan nasabah tentang informasi perbankan yang dibutuhkan.

3. Keamanan
Untuk keamanannya, Mandiri Online menerapkan teknologi OOB (Out Of Band) yang menjamin transaksi online dengan tingkat keamanan tinggi.

4. Transaksi
Apapun transaksi finansial yang ingin kita lakukan, semuanya secara real-time.

5. Cek Histori Transaksi
Seluruh transaksi yang kita lakukan dalam satu atau beberapa periode terekam secara akurat  dan dapat diunduh seluruh mutasi rekeningnya.

6. Transfer
Ketersediaan transfer sesama Bank Mandiri ataupun bank lainnya.

7. Top Up
Pilihan khusus untuk isi ulang e-cash / e-money

8. Buka Deposito
Juga dapat melakukan kegiatan membuka deposito / MTR

SERU KAN?

Jadi gak salah dong kalau saya bilang kalau Mandiri Online itu udah kaya "pintu ke mana saja"nya doraemon. Memudahkan setiap langkah untuk melakukan kegiatan transaksi. Membuat diri jadi mandiri.

Repot nyari-nyari ATM? YA ENGGA DONG!
Pusing karena takut telat bayar tagihan? GAK MUNGKINLAH!
Karena semua transaksi, selesai dengan satu solusi. Mandiri Online.






September 02, 2018

Opening Ceremony Asian Games 2018

by , in
Setelah berakhirnya Asian Games 2018 yang fenomenal, ijinkan hamba menghela nafas sebentar sebelum menceritakan pengalaman fantastis ini.

HUH...
HAH...
HUH...
HAH...

Here we go!

Semua bermula dari sini. Tidak pernah terlintas bahkan berani bermimpi sekalipun kalau gue akan menjadi salah satu saksi dibukanya pesta olahraga terbesar di Asia.

18 Agustus 2018

Gue harus mencatat tanggal penting ini untuk mengingat bahwa hari ini, dengan bangga Indonesia menyambut seluruh atlet, official, dan penonton dari seluruh Asia. Sebelum menyambangi Gelora Bung Karno tempat diadakannya pembukaan Asian Games 2018. Kami terlebih dahulu bermain di  Taman Mini Indonesia Indah. Menikmati kereta gantung dan sempat juga mendatangi Museum Penerangan. Setelah makan siang dan berganti baju berwarna biru kami semua dengan semangat membara menuju GBK.

Kembar 4 badutnya :))
Museum Penerangan di TMII
Di tengah-tengah tol, bus kami menepi. Cuma tamu Kominfo kayanya yang bisa berhenti di tengah tol kaya gini hahaha. Ternyata kami akan dibagikan tiket masuk ke dalam GBK. LO bus kami sempat mendramatisir bahwa kami harus menjaga tiket ini melebihi menjaga nyawa kami *tsahhh.


LEBAY KAK!

Iya emang lebay. Karenaaaaaaaaaaaa kami semua mendapatkan tiket seharga Rp 5.000.000! Itu adalah harga tiket VIP alias tiket paling mahal di pembukaan Asian Games. Dan kami dapat dengan cuma-cuma, mau nangis akutu.

LIMA JUTA RUPIAH :))
LIMA JUTA RUPIAH :))
*ulangterusampemuak*

Tiket VIP :))
nah kalau ini penampakan tiket pertandingannya

Kami sampai di GBK sekitar jam setengah duaan yang membuat harus menunggu lagi. Banyak banget bus yang lalu-lalang mengantarkan orang-orang kedalam GBK. Buat kalian yang lagi menunggu kepastian, terlatih banget deh selama 3 hari ini bagaimana cara menunggu itu #HALAH. Tapi ada yang menyedihkan nih. Kamera ternyata tidak diperbolehkan masuk ke dalam GBK. Jadi yaudahlahhhh kamera kami semua duduk manis aja di bus.

bus yang seliweran di sekitar GBK

Untuk masuk ke dalam kami beberapa kali melewati proses scan tiket. Jadi teringat waktu masuk konser Coldplay. Itulah kenapa juga kami diingatkan untuk tidak memposting tiket dengan memperlihatkan barcode. Agar tidak ada tiketnya yang dimaling orang jahat. Karena gembira banget dapet tiket 5 juta, perjalanan yang jauh untuk masuk ke dalam GBK pun diabaikan. Padahal udah keringetan, udah haus, tapi tetep sumringah karena bersemangat menyaksikan pembukaan Asian Games 2018.


Tamu VIP neh wkwkwk :))
Mohon untuk siapapun yang mengenal abang di belakang ini, dia adalah staff Kominfo yang ampe hari ini kutidak tau namanya, tolong sampaikan salam rindu gitu :))
Jam lima sore acara pra-show dimulai dengan sambutan MC, Tike Priatnahkusumah dan Ronal Surapradja, juga ada penampilan dari Yura Yunita yang menyanyikan beberapa buah lagu. Saat pra show ini juga kami berlatih untuk countdown dan menari ala-ala dengan flashlight hp. Saat ini juga diperkenalkanlah beberapa anak bangsa yang menjadi orang di balik layar pembukaan Asian Games 2018ini. Ada Addie MS & Ronald Steven untuk aransemen musik, Denny Malik & Eko Supriyanto dibagian koreografer, Dynand Fariz dan Rinaldy Yunardi yang merancang kostum seluruh pengisi acara. Saat MC sedang berbincang-bincang dengan mereka, tampaklah satu sosok yang berlari-laro kecil menuju panggung. Siapa dia? Tentu saja, WISHNUTAMA. Dia adalah orang yang paling gue nantikan, di pembukaan kali ini tugasnya adalah sebagai creative director.

MC sempat bertanya kepada kedua koreografer Denny Malik dan Eko Supriyanto bagaimana cara melatih penari-penari yang akan tampil, karena  mereka semua hanya pelajar dan bukanlah penari profesional. Mereka menjawab dengan mantap, "mereka memang bukan penari profesional. Tapi malam ini mereka akan tampil layaknya profesional."

Set panggung sebelum diwarnai lighting & maping
Menunggu Opening dimulai
Panggung spektakuler Pembukaan Asian Games 2018
Dan tibalah saat yang dinanti-natikan.

Jam tujuh malam.
Acara diawali dengan Presiden Jokowi dan rombongannya yang berangkat menuju Gelora Bung Karno. Selama ini gue hanya melihat seorang kepala negara masuk ke dalam lokasi acara yah biasa-biasa aja dari pintu masuk. Namun Bapak Jokowi memulai pembukaan ini dengan epik. Setelah video penayangannya yang pastilah sudah kalian lihat di televisi dan seluruh sosial media, Bapak Jokowi (yang tentu sajalah menggunakan stuntman) memasuki Gelora Bung Karno menggunakan sepeda motor. Beliau mengitari arena sambil menggeber motornya. KEREN GEWLA PRESIDEN GUE.  Nama JOKOWI menggema di seluruh Gelora Bung Karno membuat hati gue menghangat. Puas beraktraksi, beliaupun bergabung dengan seluruh pimpinan negara dalam sebuah ruangan kaca.

Lalu dimulailah acara yang (gue yakini) membuat kita semua berdecak kagum. Tarian Ratoh Jaroe yang ditampilkan seribu lebih penari benar-benar seperti yang dipaparkan oleh dua koreografer. Mereka sangat terlihat profesional. Siapa yang menyangka penari-penari tersebut adalah pelajar dari 18 sekolah di Jakarta. Ada satu momen yang tidak pernah gue bayangkan ada. Yakni ketika kami semua diminta untuk berdiri dan mengheningkan cipta atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok. Di tengah keriaan menyambut Asian Games diselipkan rasa empati dan solidaritas bahwa mereka tidak semata-mata kita lupakan.

Penyambutan seluruh negara-negara yang terlibat dalam Asian Games 2018 juga berjalan dengan menakjubkan diiringi dengan kostum dari Jember Fashion Carnaval. Gue sempat kagum dengan kontingen dari Jepang. Di saat atlet-atlet lain sibuk berfoto-foto, mereka duduk dengan tenang dan rapi. Integritas kedisiplinan mereka emang pantas diacungi jempol.

Sejak acara dimulai gue gak berhenti merinding, terharus, bangga, mata berkaca-kaca. Bangga pada semua yang mati-matian bekerja keras untuk memberikan penampilan terbaik mereka di mata dunia. Set panggungnya juga pecah. Saat akan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiba-tiba muncul Garuda yang berwarna keemasam dari belakang panggung. Kami takjub. Gue meneteskan air mata, haru.

Pengibaran Sang Saka

Tidak berhenti sampai di situ, seluruh desain panggung benar-benar membawa unsur Indonesia. Laut yang luas, hamparan hijaunya sawah, sungai, hingga gagahnya gunung. Pergantian hari juga mewarnai keindahan acara ini, diawali dengan terbitnya matahari di belakang gunung, mengingatkan kembali akan gambar yang selalu dibuat oleh seluruh anak Indonesia. Lalu hari berganti malam dengan bulan purnama yang utuh.


Penampilan dari seluruh pengisi acara juga semakin membuat semarak. Kostum yang mereka gunakan sungguh mewah. Dan saat lagu-lagu daerah Nusantara mengalun berganti-gantian diiringi penyanyi kawakan, lagi-lagi gue merinding. Puncaknya adalah ketika Anggun menyanyikan lagu "Pemuda". Rasa nasionalis membuncah di udara. Segala pertikaian, kesedihan, ketakutan, peselisihan yang beberapa waktu ini kita rasakan bersama seolah tersingkir sementara. Digantikan dengan rasa bahwa kita adalah satu, satu nusa, satu bangsa, satu tanah air. Untuk sesaat pembukaan Asian Games 2018 menyebarkan aura perdamaian antara satu dengan yang lainnya.

Obor Asian Games yang sudah dibawa berkeliling ke beberapa kota di Indonesia akhirnya tiba di GBK. Dengan dibawa atlet-atlet veteran secara estafet hingga sampai di bawah gunung berapi. Susi Susantilah yang menjadi ujung dari perjalanan obor itu. Dia memegang obor itu dan langsung menyulutkan api ke gunung, DUAR! Gelora Bung Karno penuh dengan kembang api dan gemuruh rasa bangga.

Maafkan kalau blur, ini screenshoot dari video :))
Tidak hanya lagu daerah, musik EDM yang sedang hits di kalangan anak muda juga turut mewarnai pembukaan Asian Games 2018 ini. Dance dan permainan lighting yang semarak semakin menambah decak kagum kami yang menontonnya. Dan tanpa terasa berakhirlah pembukaan Asian Games 2018 ini. Hingga akhir acara gue yang saat itu sudah kehabisan suara kebanyakan teriak-teriak sempat terdiam. Dalam relung hati yang paling dalam, gue sebagai warga negara Indonesia bangga. Indonesia benar-benar menyajikan pembukaan pesta olahrga ini dengan kelas dunia.

NAMUN...
Semua rasa bangga gue lenyap saat akan meninggalkan kursi di GBK.
Mengapa?
Karena MASIH BANYAK PENONTON YANG MENINGGALKAN SAMPAH MEREKA!
Kesel gueeeeeeeeee!!!

Apalagi di sekitar gue duduk itu adalah sesama tamu dari Kominfo dan mereka tanpa rasa peduli ninggalin sampah gitu aja. Percuma dapat tiket mahal, kalau hal sepele kaya buang sampah aja pada gak bisa. Ampe luar gue masih misuh-misuh sambil memunguti sebisanya sampah yang bisa gue bawa keluar. Pas lagi sibuk ngomel gue melihat sebuah keramaian, gue mendekat dan melihat ow ow siapa diaaaa? Yah kalian tebak ajalah dari foto ini yah, GABOLEH IRI! Huahahah :))

Ow ow siapa diaaaa? :3
Pak Wishnutama!
Dan selesailah tugas hamba di Jakarta. Banyak cerita yang akan gue simpan baik-baik dalam hati. Gue bersyukur bisa ada di sini. Banyak banget hal yang bisa gue dapatkan, teman, ilmu, relasi, dan yang paling penting adalah gue bisa membawa dua buku yang berisi pikiran kami 34 blogger dan 34 pelajar/mahasiswa. Gue bangga bisa ada di sini karena sesuatu yang cintai. Semoga dengan semakin dikenalnya Indonesia di mata dunia, pelan-pelan juga memupuk kepribadian bangsa menjadi lebih beretika dang tinggi toleransi terhadap sesama.

Ku dan Atung :3

MERDEKA!