My Head Full of Dream

Maret 23, 2018

BAJAFASH 2018 - DAY TWO " GLENN FREDLY DAN HISTERIA GENERASI 90'an"

by , in
Setelah keseruan di BAJAFASH - DAY ONEBAJAFASH 2018 memasuki acara hari kedua.

Pagi hingga siang hari masih diwarnai dengan kelas workshop seperti kemarin. Hal ini bertujuan untuk memuaskan dahaga orang-orang yang tertarik dengan musik jazz. Dan hari ini yang mengisi kelas ada Balawan dengan improvisasi jazz, Stann Calvin di aplikasi musik, dan tentu saja grup lengkap seperti kemarin.




Setelah makan siang acara dilanjutkan di Kelong Restaurant yang masih belokasi di Batam View. Dialog ini membahas tentang tema BAJAFASH pada tahun ini "Diversity in South-East Asia Through Jazz & Fashion". Dialog berlangsung menarik dan interaktif. Sementara itu di lobi hotel Batam View juga banyak sekali penampilan menarik. Mata dan telinga benar-benar dimanjakan di Bajafash kali ini.


Acara berlanjut hingga sore dengan lokasi yang berpindah-pindah, ke taman dan venue utama. Pemandangan Batam View Ressort pada hari kedua BAJAFASH 2018 diadakan ini benar-benar ramai kunjungan baik dari wisatawan asing maupun dari anak-anak Batam. Sepertinya semua  orang menanti kehadiran artis yang sudah sangat dinanti-nantikan.

Malam harinya penampilan dibuka dengan penampilan dari Indro Hardjodikoro dan Jazz Muda Indonesia berduet dengan Mbak Soukma yang udahlah cantik bersuara merdu pula, diiringi fashion show dari Jarit dan Dru.



Mbak Soukma :3

Dilanjutkan dengan penampilan Zahid Ahmad Project mengiringi fashion show daru Tyramona, malam Bajafash 2018 hari kedua semakin semarak. 

 Zahid Ahmad Project

Rancangan busana Tyramona

Malam semakin ramai oleh tamu-tamu yang datang dan semakin merapat ke panggung. Setiap kali MC meneriakkan nama Glenn Fredly maka penontonpun semakin antusias.

Dan tiba juga yang sangat dinanti-nantikan, GLENN FREDLY!

Gegap gempita penonton sangat riuh saat Glenn hadir di panggung malam terakhir Bajafash dengan membawakan lagu pertama yang berjudul "Cukup Sudah". 


Tidak cukup satu lagu, Glenn juga banyak membawakan lagu lainnya seperti Cinta dan Rahasia berduet dengan Amelia Ong, Kisah Romantis, Kala Cinta Menggoda (Alm. Chrisye), You Are My Everything, I miss You But I Hate You (Slank), Sekali Ini Saja dan ditutup dengan Januari :3

Kadang dia bertanya kepada penonton "MANA NIH YANG GENERASI 90'AN???"
Ramee juga yang jawab, ternyata banyak yg uda tua wkwkwk *ditimpuk

Glenn dan Amelia Ong

Glenn dan Steve Thornton

Ada cerita lucu saat Glenn membawakan lagu Sekali Ini Saja. Saat musik mengalun dan seharusnya Glenn mulai menyanyi, penonton ternyata lebih dulu menyanyikannya.

"Hey, my turn"
"Pada kangen yah sama lagu ini" Ujar Glenn sambil tertawa.

Namun penonton terus saja bernyanyi dengan riuh, bahkan Glenn sampai mengangkat tangannya untuk menghentikan band dan berkata "Egois kalian yaaa..." :)) 

Iya, Glenn. Kecintaan akan sesuatu memang membuat orang kadang menjadi sangat egois :(
Yailah curhat kak curhat :((

Huahahahha :))


Cuplikan adegan yang gue ceritain di atas 

Tidak hanya Glenn yang membuat histeria di malam penutup Bajafash 2018, Bakuucakar band yang mengiringi penampilan Glenn juga tampil dengan sangat memukau mulai dari Nicky Manuputy di Saxophone dan Andre Dinuth di gitar.

Andre Dinuth

Nicky Manuputy

Saat Glenn bernyanyi berhamburan model-model cantik dengan menggunakan busana dari Arturro semakin membuat panggung ramai dan apik.



Ibu Indina memberikan buket bunga kepada Glenn di akhir acara

Dan berakhirlah malam penuh musik dan warna pada Bajafash 2018. 

***

Bajafash 2018 memang telah berakhir. Namun cerita-cerita yang ada tidak akan pernah berakhir.
Kesempatan untuk ada di acara seperti ini adalah sebuah pengalaman yang tidak terlupakan. Ketua BP Batam, Pak Lukita, dalam dialog kemarin berkata bahwa BAJAFASH ingin dijadikan sebagai agenda tahunan. Tentu ini adalah sebuah hal yang positif karena Bajafash bukan hanya berbicara tentang jazz atau fashion, pariwisata Batam pun tidak akan luput dari perhatian orang-orang saat acara ini diadakan. 

Berakhirlah cerita yang panjang ngalahin cerita mantan ini.
BAJAFASH 2018 ditutup dengan manis oleh Glenn Fredly, lelaki tampan yang manis :3

See you at BAJAFASH 2019!


Bonus pict:
Totalitas Andre Dinuth memainkan gitarnya :3
Maret 21, 2018

BAJAFASH 2018 - DAY ONE

by , in
Masih tentang wonderful BAJAFASH 2018 yang diadakan pada tanggal 17-18 Maret 2018 di Batam View Ressort nih. Setelah konferensi pers dan welcoming dinner semalam, sekarang tiba juga pada perhelatan musik jazz dan fashion yang sangat ditunggu-tunggu.

KEPO?
PENGEN TAU?
MAU TAU AJA ATAU MAU TAU BANGET NEH GAISS??

ditimpuk

Okelah langsung ajah, cekidot /o/

Sebelum menuju venue, panitia udah nyiapin photoboot untuk orang yang pengen eksis foto-foto kaya gini :))

Hari pertama BAJAFASH 2018 dimulai dengan workshop tentang gambaran umum musik jazz. 
Workshop yang dilaksanakan pada taman luar dekat dengan pantai di Batam View Beach Ressort ini benar-benar menarik dan interaktif. Peserta wokshop sangan antusias mendengarkan Andy Gomez memaparkan perbedaan mendasar antara musik pop dan jazz.

Andy Gomez sebagai narasumber

Kala workshop sedang berlangsung mata gue ga sengaja tertuju ke tempat lain dan sungguh beruntung....
Bisa ngeliat Janine Annice lagi latihan uwwwww :3

Tolong fokus ke Janine yah gaiss jangan ke  drummernya, tolong...

Gak cuma workshop nih, di lobi Batam View Ressort kalian juga bakal disuguhin sama pameran. Mulai dari baju, aksesoris, dan oleh-oleh khas Batam tentunya.

Abis ikut workshop belanja deh di mari.
Lumayan biar kece ntar malam nih :))


Setelah makan siang, kembali ke taman tadi. Dan kita bakal berjumpa dengan Zahid Ahmad (drum), Azmi Hairudin (sax), Balawan (gitar), Indro Hardjodikoro (bass), Andi Gomez (piano), Steve Thornton (perkusi), Stan Calvin (tabla). RAME BANGET :3

Btw yang lagi nyanyi itu anaknya Steve Thorton loh gaiss

Sore harinya, akhirnya acara mulai berlangsung di venue utama. DEKET KOLAM RENANG!

Jangan tanya gimana bagusnya pemandangannya, buat kalian mupeng terus langsung pengen pesen kamar aja di sini :))

Light Craft adalah pembuka acara Bajafash 2018 ini.
Siapa itu Light Craft? 
Pada gatau?
DIH KEMANA AJA SOB!

Light Craft, yang salah satunya adalah anak Batam ini adalah band asli Indonesia beraliran indie-rock dan dream-pop. Terus pasti kalian bertanya-tanya kenapa mereka sekarang malah tampil di acara jazz. Band ini memang "sengaja" diundang dalam perhelatan Bajafash untuk menarik minat anak-anak muda Batam. Light Craft sendiri udah keliling Eropa sampai Amerika nih, bahkan di 2018 ini mereka berencana buat ngeluarin album mereka yang ke tiga, cek yucubb deh biar tau sama band berprestasi asal Indonesia ini :3

Saat Light Craft tampil di atas panggung, keluar banyak model-model yang menggunakan rancangan designer Batam (Natasya Rofalina & Febby Erika).

sumber : CNN

Kenapa gue ga dapat foto mereka di panggung Bajafash?
Karena itu pas gue lagi mandi :(
CEDI AKUTU...

Acara berlanjut dan semakin seru di malam hari.

Janine Annice membuka malam pertama Bajafash dengan apik. Logat britishnya saat berbicara hingga tekhnik menyanyinya yang mengagumkan membuat gue terpana. Ternyata ini sensasi berbeda dengerin musik jazz lewat hp sama nonton konser secara live.

Janine Annice :3

Setelah penampilan dari Janine Annice, kalian harus benar-benar mempersiapkan mental.
Karena...
Yang...
Akan...
Muncul...
Setelah ini...
Sungguh...
BUAT JATUH CINTAAAAAAAAAAAAAAAAA!

-B A L A W AN-
Ada yang kenal?
GA KENAL?
SUNGGUH?

Balawan adalah salah satu pemusik jazz Indonesia., orang Bali asli :3

Tuh orangnya

Di Bajafash 2018 ini, Balawan dan Batuan Ethnic Fushion memadukan musik jazz dengan alat-alat musik dari Bali seperti kendang, gamelan kayu, gamelan besi, dan suling. Pasti pada bertanya-tanya, EMANGNYA BISA??

Jawabannya adalah : S A N G A T B I SA!

Asli gue juga ampe terkesima. Mereka bisa bawain full musik tanpa lirik tapi sama sekali tidak jadi membosankan. Telinga kita bakal dimanjain dengan harmonisasi etnik dari masing-masing alat musik. 

Balawan dan BEF ditengah gempita lampu panggung

Salah satu pemain musik yang mengundang kagum sekaligus tawa.
Ekspresi muka mereka berdua yang tengil sambil mengalunkan musik gamelan dengan nada yang berbeda tapi serasi, gemesin :3

Permainan kendangnya pun tak kalah apik 

Mereka sempat menirukan tarian Bali sambil berkata
"CAK! CAK! CAK! CAK!"

Di tengan penampilan Balawan keluarlah model yang cantik dan ganteng berlenggak-lenggok di catwalk sambil mengenakan busana dari designer-designer Indonesia.



Setelah Balawan yang puas memukau penonton di atas panggung, masih banyak penampilan lainnya dari Steve Thornton, Rudi Djoe, Khadijah Ibrahim, dan Amelia Ong. Panggung semakin semarak dengan model yang semakin banyak keluar dengan menunjukkan rancangan-rancangan busana dari Wieke Dwi Harti dan Lina Sukijo.

Steve Thornton dan perkusinya 


Rudi Djoe membawakan lagu Kopi Dangdut


Lina Sukjo menerima bunga :3


Dan diakhir acara Bajafash hari pertama, penampilan yang ditunggu-tunggu pun tiba.

Syaharani dan suara emasnya mengguncang panggung Bajafash tahun ini. Diiringi dengan busana-busana rancangan Chossy Lattu, Bajafash hari pertama sukses meninggalkan kesan tak terlupakan disetiap hati penontonnya. 




See you at Bajafash 2018, Day Two.

pict by : http://seniberjalan.com/





Maret 21, 2018

BAJAFASH 2018 - PRESS CONFERENCE & WELCOMING DINNER

by , in

Apa yang kalian tau tentang JAZZ?
Tentu langsung terbayang TOMPI. Apa gue doang? Haha.
Banyak sekali musisi Indonesia yang memiliki genre musik Jazz. Luar negeri apalagi. Jazz semacam sudah menjadi gaya hidup masyarakat mulai dari dulu hingga sekarang.

Apa yang kalian tau tentang FASHION?
Tentu langsung terbersit nama-nama designer papan atas baik dalam negeri maupun luar negeri. Mulai dari Ivan Gunawan, Chossy Lattu, Dian Pelangi dll.

Lalu bagaimana jika JAZZ berkolaborasi dengan FASHION?
Something new?
Nope.

Konsep event menggabungkan Jazz dan Fashion bukanlah hal yang baru di Kota Batam, Kepulauan Riau. Sejak dari 2007 silam, Batam sudah mengadakan event semacam ini. Dikemas dalam nama BAJAFASH (Batam Jazz and Fashion), perhelatan ini sungguh memberi warna yang berbeda dengan memadukan musik dan catwalk. Dan menariknya lagi, bukan hanya masyarakat Batam yang sangat antusias dengan acara ini, namun masyarakat dari negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura turut ambil bagian.

Dengan membawa konsep yang berbeda, BAJAFASH 2018 yang mengangkat tema “Diversity in South-East Asia Through Music & Fashion) akan dilaksanakan pada tanggal 17-18 Maret 2018 di Batam View Beach Resort. Ibu Indina Putri Fadjar selaku salah satu founder Batam Jazz Society mengatakan Bajafash kali ini benar-benar dikemas berbeda mengingat lokasi yang sangat dekat dengan alam dan pantai. Bajafash juga merupakan sebuah dedikasi karya anak bangsa, persembahan dari Batam untuk Batam dalam rangka upaya meningkatkan daya tarik wisata baik domestik maupun manca Negara, tambah bu Indina.




Gak sabar dong ngelihat gimana serunya acara ini?
Check it out!!

***

Dimulai dengan konferensi pers di Restaurant Sanur, turut hadir Ibu Indina, Light Craft, Khadijah Ibrahim (Malaysia), Rudi Djoe (Singapura), Steve Thornton (legenda dibidang perkusi yang saat ini telah menetap di Malaysia), Janine Annice (UK), Chossy Latu (Designer Indonesia), Dato' Nik, dan tentu saja the one and only Syaharani.

Konferensi pers mengalir dengan menyenangkan dan interaktif, kadang diiringi tawa baik dari media dan bintang tamu. 

Ibu Indina sedang memberikan jawaban atas pertanyaan media

Steve Thornton

The one and only Syaharani :3

Foto bersama setelah konferensi pers

Setelah berlangsung selama dua jam, seluruh media diundang untuk datang pada welcoming dinner yang dilaksanakan di Hotel Travelodge Batam.

Suasana welcoming dinner di Hotel Travelodge Batam

Dekorasi cantik di Hotel Travelodge Batam

Disela-sela dinner terdengar musik jazz yang mengalun indah sambil menemani para tamu yang sedang menikmati hidangan. Wah semakin ga sabar yah buat nonton BAJAFASH 2018 :3




Maret 21, 2018

CAR FREE NIGHT - COLOR NIGHT (BP BATAM)

by , in

HOLAAAAAAAAA gaisssssssssss.
Jadi udah plesiran ke mana weekend ini?
Luar kota? Dalam kota? Atau di rumah aja ngeliatin orang jalan-jalan? *iya gue juga sering kok, jangan sedih L

Tapi di kota tercinta tempat gue dibesarkan selama hampir sekian puluh tahun (rahasiaaaaaaa yaa), ada aja tuh pokoknya event-event seru yang buat weekend apalagi buat jomblo yang gatau mau ke mana, jadi lebih berwarna.

Kalian pasti udah sangat familiar dong ya dengan “CAR FREE DAY”. Acara bebas kendaraan yang gunanya untuk meminimalkan polusi ini udah hits banget dilaksanain di berbagai daerah termasuk Batam. Tapiiiiiiiiiiiiiii yang mau gue ceritain sekarang ini bukan car free day kaya biasa.

Sabtu kemaren di tanggal 10 Maret 2018, dengan bangga BP Batam menyelenggarakan “CAR FREE NIGHT” uwwwwwwwwwwwwwwww.




Kalau Car Free Day biasanya diadain di weekend dan hari yang cerah, nah kali ini dikemas dalam bentuk berbeda. Apa itu? Ngadainnya malam-malam dong, malam minggu pula.

Dan ga cuma acara bebas kendaraan aja nih, kali ini BP Batam menyuguhkan zumba color night dan pasar kuliner. BP Batam bekerja sama dengan lebih dari 100 UKM ada pada Car Free Night kali ini. Udah cape abis zumba? Bisa langsung nih beli air minum atau yang seger-seger di jejeran pasar kuliner di sepanjang jalan BP Batam.






Buat kalian pecinta kopi? Ada surga yang tak kalah dirindukannya.
Di tengah bundaran jalan di Batam Centre, kalian bakal puas milih-milih tempat kopi yang asik juga menarik.

Jalanan sudah ditutup pukul 18.00 WIB. Karena baru saja ditutup, kios-kios yang ada masih terlihat sepi. Gue nih bahkan berkesempatan melihat-lihat juga mencicipi sampai puas beberapa makanan dan minuman unik yang ada di sini. Ga cuma makanan, bahkan komunitas dan kerajinan tangan juga ada di sini. PAKET KOMPLIT POKOKNYA J







Selanjutnya dengan dimulai kata sambutan oleh Ketua BP Batam, Bapak Lukita Dinarsyah Tuwo maka Car Free Night pun resmi dimulai, atau lebih tepatnya zumba tepat di mulai. Dipimpin oleh zin-zin professional, mereka bergerak ciamik. Ga cuma peserta zumbanya aja, bahkan pengunjung yang ada nih kadang ikut bergoyang mengikuti irama musik.

Dalam acara kali ini juga, BP Batam menghimbau kepada seluruh masyarakat Batam untuk dapat berpartisipasi pada acara Batam Menari yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 April nanti. Batam Menari digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI dengan melibatkan 16.000 penari, wew! (gue salah satunya wkwk)


Acara ini ditutup dengan permainan musik edm dari DJ PUDJA yang sangat apik.

Pokoknya acara ini kerennya parah deh.
Sering-sering yah BP Batam buat acara bermanfaat gini :3