AMELIASEPTA

My Head Full of Dream

September 20, 2018

#BUKAINSPIRASI: Karyawan Swasta Melesat Menjadi Pengusaha Ternama

by , in

"WIRAUSAHA"

Salah satu mata pelajaran yang saya dapatkan sewaktu masih memakai seragam putih abu-abu. Pelajaran yang membuat mata saya berbinar saat mendengar betapa menyenangkan dan menantang menjadi seorang pengusaha. Saya tanamkan baik-baik dalam relung hati terdalam, suatu saat nanti saya akan menjadi seorang wirausaha. Saya akan mengelola bisnis saya sendiri. Janji seorang remaja.

Waktu berlalu dan ada mimpi yang terlupa di sana. Setelah lulus sekolah saya melanjutkan ke jenjang universitas. Namun karena keterbatasan biaya membuat saya juga harus bekerja. Jadi dimulailah masa-masa perjuangan mendapatkan gelar sambil terus menjadi seorang karyawan swasta. Kadang saya didera perasaan lelah. Lelah bekerja dan pengen nikah aja. Lelah harus bangun pagi, beradu dengan seluruh penduduk kota dalam kemacetan setiap hari, bahkan lelah berkutat dengan pekerjaan yang tidak ada habisnya.

Sampai suatu hari sekitar tahun 2012, waktu itu kampus saya mengadakan sebuah "Seminar Kewirausahaan" yang menghadirkan salah satu nara sumber bernama Rosnendya Wisnu Wardhana. Melihat kata "wirausaha" di sana, ada sesuatu yang terbangun dalam diri saya. Mungkin sebuah pengingat bahwa dulu sekali saya pernah punya mimpi yang terlupa. Tanpa ragu saya langsung mendaftarkan diri untuk mengikuti workshop ini.

Rosnendya Wisnu Wardhana. Dilahirkan di Purwokerto tepat pada hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia di tahun 1976. Merintis pekerjaan sebagai seorang broadcaster yang tidak lama kemudian berpindah haluan menjadi seorang perbankan. Sekian lama menghabiskan waktu bekerja dalam sebuah instansi menyadarkan lelaki yang akrab disapa Mas Noe ini, bahwa semakin tinggi jabatannya nanti di tempat dia bekerja maka akan semakin sedikit waktu yang dihabiskan bersama keluarganya.

Wisnu Wardhana
Akhirnya pada awal tahun 2009, Mas Noe mulai merintis usaha kuliner asli Melayu yakni Kue Bingka Bakar. Mengapa makanan khas Melayu? Hal ini didasari dengan alasan yang sangat sederhana, karena istrinya adalah orang Melayu asli. Dan ini membuat Mas Noe memiliki keunggulan, karena tahu resep asli dari kue tersebut.

Lalu apakah Mas Noe langsung berhasil menjadi seorang wirausaha?

Ya enggaklah! Sebelum memulai usaha Kue Bingka Bakar, Mas Noe sudah banyak juga mencoba merintis beberapa usaha lainnya seperti usaha cuci mobil dan motor, cuci helm, bahkan pernah juga membuka sebuah angkringan, yang berakhir dengan rugi alias tutup. Tapi semua itu tidak membuat Mas Noe menyerah untuk menjadi seorang wirausaha. Dan usaha Kue Bingka Bakar ini digelutinya secara serius.

Dengan modal awal Rp 5.000.000 beliau mulai membeli peralatan seperti mixer, cetakan kue, dan bahan baku membuat kue ini. Uang tersebut juga dipakai menyewa konter yang hanya berukuran 2x3 meter di Pasar Mega Legenda Batam. Tidak langsung menjual kue bingka bakar yang menjadi andalannya, Mas Noe justru memulainya dengan aneka jajanan pasar. Dan saat Kue Bingka Bakar ini mulai dipasarkan, kenyataan pahit harus diterimanya karena penjualan kue ini tidak begitu laku.

Karena kebulatan tekad seorang Wisnu Wardhana, dirinya tidak pantang mundur walaupun hasil penjualan belum memperlihatkan hasil yang optimal. Mas Noe mulai mengubah strategi pemasaran. Kue Bingka Bakar dipasarkan secara simultan di semua acara-acara di Batam, mulai dari tingkat kelurahan sampai provinsi. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Seluruh kerja keras dan keuletan membuatnya pada tahun 2010 berhasil memindahkan usaha dari sebuah konter kecil di area pasar ke ruko yang lebih luas.
Outlet Nayadam saat ini
Tidak cukup mendulang keberhasilan sampai di situ, Mas Noe juga menyabet banyak penghargaan mulai dari pemenang terbaik 1 Wirausaha Muda Mandiri Bidang Usaha Boga Mandiri 2010, UMKM Kreatif versi kadin Provinsi Kepulauan Riau, The Best Entrepeneur of The Years 2011 oleh Indonesia Community Center, The Indonesian Small & Medium Business & Entrepeneur Award (ISMBEA) tahun 2012, Juara 2 Young Entrepeneur HIPMI tahun 2012, dan Finalis Nasional Pelopor Pariwisata Halal Kepri di Kementerian Pariwisata tahun 2016 dan segudang prestasi lainnya.



Beberapa penghargaan yang didapatkan Mas Noe
Seluruh cerita dari salah satu wirausaha muda yang berdomisili satu kota dengan saya ini kembali mengalir deras dari memori otak lalu meletupkan inspirasi dan semangat ke seluruh aliran darah saya ketika beberapa hari yang lalu menemani seorang kerabat membeli buah tangan di outlet bertuliskan "Oleh-oleh Khas Melayu, Nayadam".

Nayadam (Naya dan Adam) yang merupakan gabungan dari ke dua nama anak Mas Noe kembali melempar saya ke masa lalu. Motto Mas Noe yang selalu saya ingat ialah nikmati segala prosesnya, terus memiliki pikiran positif, dan jangan lupa untuk berserah kepada Yang Maha Kuasa. Terngiang juga pesan yang disampaikan beliau di penghujung ceritanya kepada kami para anak muda, bahwa yang paling sulit dalam berwirausaha itu bukan tentang berusaha memulai. Tetapi berusaha untuk berubah. Mengubah pola pikir yang sudah mengakar. Mengubah pemahaman tentang bekerja. Mengubah zona nyaman dari bekerja menjadi wirausaha. Mengubah cara pandang dari seorang karyawan menjadi seorang pengusaha.

Saya pandangi beberapa karya yang nantinya ingin saya komersialkan. Yang pelan-pelan akan saya pasarkan. Sesuatu yang dibuat atas kecintaan pada kerajinan tangan. Benar yang Mas Noe katakan di saat itu. Mungkin saya terlalu takut untuk berubah. Saya terlalu takut keluar dari zona nyaman. Tapi itu dulu. Sekarang saya sudah mulai berubah. Walaupun hingga saat ini saya belum bisa mengejar sukses sosok inspirasi pemilik salah satu oleh-oleh khas Batam itu. Tapi tekad saya semakin bulat. Saya akan lebih giat berkarya tanpa jeda. Saya akan giat berusaha sekuat jiwa dan raga.



Siapa tahu suatu hari nanti. cerita sayalah yang mem#bukainspirasi mahasiswa-mahasiswa lainnya.
Siapa tahu suatu saat nanti, nama sayalah yang mengukir prestasi di mana-mana.
Siapa tahu nantinya, sayalah salah satu karyawan swasta yang turut melesat menjadi pengusaha ternama.

Siapa tahu...
September 19, 2018

ASUS X555: Sahabat Imajinatif!

by , in

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”― Pramoedya Ananta Toer

Penggalan tulisan Pramoedya Ananta Toer di atas adalah pondasi saya untuk terus menulis. Menulis adalah cara menjadi tetap abadi di dunia yang sementara ini. Menulis adalah "pelarian sementara" di sela kegiatan yang tidak pernah ada habisnya. Dan untuk beberapa situasi menulis bisa menyembuhkan beberapa luka yang sulit diungkapkan (cie gituuu).

Sebuah postingan yang menginspirasi
Suatu hari salah seorang teman facebook menandai saya di sebuah postingan yang isinya cukup membuat saya berpikir tentang banyak hal. Sejak kecil saya selalu kagum melihat orang dewasa yang bekerja menggunakan seragam. Ada rasa bangga yang terselip di sana melihat betapa gagahnya mereka. Sedari dulu-pun ke dua orang tua selalu menitipkan pesan kepada saya untuk menjadi seorang "berseragam" lainnya atau yang bisa di kenal dengan pegawai negeri sipil.

Seiring berjalannya waktu. Ada pola pikir yang mulai berubah dalam diri saya.
Melihat membludaknya minat seluruh anak muda di Indonesia dalam bersaing memperebutkan posisi yang disediakan oleh banyaknya instansi pemerintahan setiap tahunnya, membuat langkah saya mundur secara teratur.
Bukan. Itu bukan karena saya takut persaingan.
Namun seperti yang saya sebutkan di atas. Ada yang berubah dari pola pikir saya.

Sejak tahun 2012 setelah mendengarkan cerita seorang pengusaha muda yang berhasil membangun usahanya dari awal hingga menorehkan prestasi di mana-mana, ada keinginan kuat yang juga mencuat dari dalam hati saya. Saya tidak mau sekedar berhenti dalam zona yang menjanjikan kenyamanan hidup. Saya ingin mengejar peluang yang menjadi minat dan bakat saya yang sebenarnya. Saya ingin menjadi tangguh dan terlatih dengan sesuatu yang saya cintai. Saya tergiur menjadi sosok inspiratif yang mampu berdiri di atas mimpi-mimpinya.


Dan pelan-pelan saya memulai perjalanan panjang menjadi seorang pekerja kreatif.

Menulis adalah salah satu passion saya. Dan saya mulai melangkah dari sana. Perkenalan saya dengan media online seperti blogspot, wordpress, bahkan tumblr membawa saya menapaki dunia yang sama sekali berbeda. Saya yang dulu terbatas menuangkan seluruh ide dan pemikiran di atas selembar kertas, kini bisa masuk ke jejaring online yang membawa saya bertemu ratusan bahkan jutaan orang lainnya yang memiliki passion yang sama.

Seiring berjalannya waktu, proses kreatif menulis tidak lagi hanya tentang merangkai kata atau membuat kombinasi diksi yang tepat. Menulis dapat dijadikan "taman bermain" yang juga menuntut banyak keahlian selain menulis. Ada kualitas konten yang harus diperhatikan. Tidak luput juga desain yang tentunya harus mendukung tulisan. Kondisi ini membuat saya harus terus memaksa diri berinovasi. Tidak ada kata selesai dalam sebuah proses kreatif. Setiap hari adalah sebuah pembelajaran.

Seluruh proses kreatif yang saya lakukan itu tentu saja membutuhkan media mumpuni yang dapat menampung liarnya inspirasi dalam kepala ini. Media yang akan selalu menjadi sahabat seluruh pekerja kreatif di manapun berada adalah laptop. Komputer lipat ini yang awalnya adalah sebuah kemewahan, naik level menjadi kebutuhan. Laptop kini sudah menjadi sahabat dekat pekerja kreatif, tidak terkecuali saya. Melihat laptop yang saat ini saya pakai, yang sering kali ngambek karena kelelahan dipaksa bekerja membuat saya harus mempertimbang untuk segera menggantinya.

Suatu hari saat melewati toko elektronik, mata saya tertuju kepada satu laptop yang terlihat elegan juga indah. Tertera tulisan di sebelah laptop itu: ASUS X555QA. Laptop itu seperti memiliki daya tarik membuat tangan saya tidak tahan untuk tidak menyentuhnya.

Mas-mas berperawakan tinggi dengan senyum manisnya menghampiri saya yang masih terpana dengan keindahan laptop itu. Dan saya mendapatkan penjelasan lengkap tentang laptop menawan ini.

ASUS X555 adalah notebook X series yang "dilahirkan" oleh pihak ASUS untuk melengkapi kebutuhan para pekerja kreatif yang membutuhkan laptop dengan fitur unggulan namun memiliki harga yang pas di kantong. Produk ini diyakini mampu menjadi sahabat baru yang akan memberikan performa terbaiknya. Jadi series QA yang saya lihat di toko ini adalah satu dari sekian banyak ASUS X555.


Emang apa aja sih keunggulannya?

Baterai yang tahan lama.
Sebagai "generasi colokan" alias dikit-dikit nyari colokan, ASUS X555 memberikan sebuah harapan. Tidak perlu lagi takut baterai habis dan panik mengisi dayanya karena pekerjaan belum selesai. Dengan baterai jenis Li-Polimer, ASUS X555 memiliki daya tahan hingga 2,5 kali lebih kuat dibandingkan dengan baterai Li-lon Silinder. Katakan selamat tinggal untuk colokan gaisss!


Desain ciamik untuk berbagai aktifitas.
Notebook Asus X series ini bisa dikatakan luar biasa karena didukung oleh prosesor AMD®Quadcore A10 yang membuat kinerjanya lebih responsif dan halus. Untuk yang suka bekerja multitasking, Seri X adalah jawabannya. Selain itu setelah dipakai beraktifitas gak perlu khawatir laptop jadi stress lalu kepanasan. Dengan teknologi Icecool yang dimiliki oleh notebook ini  membuatnya dapat menjaga temperatur di antara 28-35 derajat. Bisa dipakai mengetik lebih lama deh.
Desain mewah
Teknologi Ice Cool
Komponen lengkap dan bermanfaat.
Kalian suka mendengarkan lagu? Atau nonton film? Suka bekerja dengan banyak perangkat bantuan yang harus dicolok ke laptop? Pilihan paling tepat kalau memilih notebook ini. Asus Golden Eye yang tertanam di dalam notebook ASUS X Series akan memberikan kita pengalaman bermain dengan banyak warna. Gak cuma itu, notebook ini juga akan memanjakan mata dengan kualitas gambar terbaik dan visual yang menakjubkan.

ASUS Golden Eye yang membuat warna yang ditampilkan lebih konstan
Empat pengaturan visual di layar, tinggal pilih sesuai selera gaiss!
Masih ada lagi nih. Notebook itu biasanya memiliki speaker on board yang kecil, jadi suara yang dihasilkan biasa aja gitu. Tapi lagi-lagi Asus Series X menunjukkan kelebihannya dibandingkan notebook yang lain. Berkat teknologi ASUS SonicMaster dan ASUS AudioWizard kita akan tenggelam dengan audio memukau yang memanjakan pendengaran.


Untuk port yang ada di notebook X Series ini kompatible dengan berbagai macam perangkat, seperti port USB 3.0, HDMI dan VGA, SD/ SDHC/ SDXC 3-in-1. Dan tahukah kalian? Port USB 3.0 dapat memberikan 10 kali kecepatan USB 2.0. Jadi memindahkan file musik, video, bahkan film yang berkapasitas besar gak perlu lagi butuh waktu lama. ASIK BENER!


Dengan zaman yang makin canggih nih, kita butuh banget laptop yang memiliki sekuritas dan mengenali pemilik laptop. Kaya ASUS X Series gini, dirancang dengan touchpad berteknologi eksklusif yang sensitif terhadap sentuhan namun juga memiliki akurasi yang tinggi. Touchpad ini juga dilengkapi dengan fitur multi-point touchpad denagn kombinasi teknologi ASUS Smart Gesture. Sentuh geser sentuh geser, sesuka hati di ujung jari. Duh pengen kakkkkk :((



Dan ini nih senjata buat yang gila nulis kaya saya. KEYBOARD! Thanks for ASUS X Series, keyboardnya dirancang secara ergonomis yang berfungsi meningkatkan optimal penggunaan keyboard. Bahkan ASUS, meyakinkan lewat standar pengujian yang ketat, memastikan keyboard pada notebook Seri X ini bertahan bahkan hingga 10 juta keystrokes. Berjam-jam ngetik bukan lagi masalah!

Cukup lama saya memandangi dan menyentuh ASUS X555QA di toko tersebut. Saya melirik harga yang tertera di sana: Rp 5.699.000, bungkus jangan?!

Beberapa mahar notebook ASUS X555
Sepulang dari toko itu, saya melirik sahabat lama saya yang lelah dimakan usia. Sudah saatnya dia digantikan oleh laptop yang lebih mumpuni untuk menemani segala aktifitas saya. Sudah saatnya mempercayakan proses menjadi kreatif ke laptop yang dapat melangkah bersama saya dengan imajinatif. Gak perlu pusing juga harus membeli ASUS X555 ini di mana. Karena Asus X555 juga telah tersedia di Tokopedia dong. Tuh tinggal angkut bawa pulang ajah.

Jadi yuk ucapkan selamat datang, sahabat imajinatif saya yang baru.

ASUS X555!




September 19, 2018

Payakumbuh Rasa Korea Selatan

by , in

약혼기!
Annyeonghaseyo!
Annyeonghaseyo...
Annyeonghaseyo!

Gue adalah salah satu dari sekian banyak anak remaja (cielah ngaku-ngaku masih remaja) yang menggilai Korea Selatan. Mulai dari drama korea yang banyak cowok gantengnya, makanannya yang lezat, sampai budayanya.

"Korea adalah negara pertama yang akan gue kunjungi setelah punya paspor nanti"

Itu janji gue pada diri sendiri. Yang tentu saja tidak terealisasi karena justru cap pertama di paspor gue persembahkan untuk Singapura (45 menit dari rumah gue *tsahh) yang tahun 2017 kemarin menjadi tempat konser Coldplay. Tapi keinginan untuk menjejakkan kaki di Korea Selatan tidak luput begitu saja. Negara Gingseng itu adalah satu dari sekian banyak mimpi-mimpi gue.

Lalu apa sih yang paling penting saat melaksanakan travelling itu?
Selain tiket pesawat tentu aja kendaraan selama kita ada di daerah tujuan.
Orang-orang lokal memang banyak yang menyediakan penyewaan kendaraan baik motor atau mobil. Tapi kadang kita juga mengalami kesulitan saat pemesanannya. Apalagi saat kita mendatangi tempat itu pada masa liburan. Wah siap-siap deh kerepotan mencari kendaraan untuk digunakan.

Nah buat kalian para traveller atau yang hobi melalang buana kaya gue gini, mesti kenalan sama Automo. Automo merupakan rental kendaraan berbasis online yang menyediakan berbagai jenis kendaraan mulai dari roda dua sampai roda empat. Gak bisa bawa mobil? Tenang. Automo juga menyediakaan supirnya gaisss.


Nah jadi kalau udah kaya gini, jalan-jalan gak susah lagi dong.
Mau jalan-jalan murah pakai sepeda motor? Hayuuuuuk!
Mau jalan ala Sultan alias liburan mewah? Kuylaahhhh~

Nah atau kalian mau ke sini?

Annyeong!

WAH KAK UDAH SAMPE AJA NIH DI SEOUL?
Jawabannya: Engga.
Terus ini di mana dong?
Lembah Harau, Payakumbuh, Sumatera Barat.

Jadi kenapa gue bisa datang ke sini?
Minggu lalu ada hari kejepit nasional yang tradisinya kantor tempat gue bekerja akan meliburkan seluruh karyawannya. Walau singkat, hari libur ini terlalu sayang untuk disia-siakan di rumah aja. Seorang "teman dekat" mengajak gue untuk menyambangi salah satu kota di provinsi Sumatera Barat, yang udah lama banget pengen gue datengin. Sebagai hadiah ulang tahun yang tertunda katanya.

Maka berangkatlah gue dari Batam yang hanya cukup memerlukan waktu 45 menit untuk sampai di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Sebenarnya untuk bisa sampai di Payakumbuh ada dua cara yang bisa dijadikan pilihan. Yang pertama adalah cara yang gue gunakan. Yang ke dua bisa juga dengan terlebih dahulu menuju Bandara Minangkabau yang terletak di Kota Padang. Lalu dari Padang kita harus berkendara kurang lebih 5 jam untuk sampai di sini.

Kenapa gue memilih Pekanbaru?
Karena lebih praktis dan dekat dari tempat yang akan gue datangi ini. Dari Pekanbaru menuju Payakumbuh hanya memerlukan waktu kurang lebih 3 jam. Dan tentunya karena yang akan menemani gue jalan-jalan tinggalnya di Pekanbaru juga sih huahahaha :))

Kami berdua berangkat dari Pekanbaru menggunakan sepeda motor (biar kaya anak touring gituu) jam 7 pagi. Ini adalah pengalaman ke dua gue melintasi jalur lintas menggunakan sepeda motor. Hati ini ingin meledak rasanya karena senang. Wajar yah agak norak, di Batam yang cuma pulau kecil gini memang sulit merasakan pengalaman-pengalaman ekstrem.

Karena kami berangkat di pagi hari dan kebetulan hari itu adalah hari Senin, jalanan pagi padat dengan lalu lalang orang-orang yang akan beraktifitas. Mulai dari pekerja, buruh, bahkan ibu rumah tangga yang sibuk mengantar anaknya sekolah atau ke pasar. Gue melihat seluruh kesibukan di jalanan pagi itu dan bersorak dalam hati,

"APA ITU HARI SENIN?" HAHAHAHAHAHAHAHAHA *suombooong!

 Setelah keluar dari padatnya kota maka mata ini akan dimanjakan dengan banyaknya sawah yang sedang hijau. Birunya langit yang juga seperti mengiringi perjalanan kami dengan sukacita. Dan akhirnya tidak terasa kami melewati perbatasan antara Riau dan Sumatera Barat. Semakin dekat dengan tujuan.

Jalur lintas

Perbatasan Riau dan Sumatera Barat

Tidak butuh lama akhirnya gue sampai di Lembah Harau. Salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat dengan keeelokan tebing-tebing tingginya. Lembah Harau adalah salah satu tempat wisata yang memikat bukan hanya hati para wisatawan Indonesia tapi juga wisatawan internasional, terutama orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap panjat tebing. Tebing di sini menantang untuk ditaklukkan.

Pesona Lembah Harau
Ternyata Lembah Harau sudah banyak mengalami perubahan. Banyak sekali di sekeliling tempat ini masyarakat lokal yang membangun lokasi untuk para wisatawan. Mulai dari home stay, tempat berjualan aneka makanan, bahkan tempat-tempat hits yang instagramable. Dan gue dibawa ke tempat yang membuat sedikit keinginan hati untuk menyambangi Korea Selatan, terobati.

Dari banyaknya spot yang ada di Lembah Harau, ada satu tempat yang sangat menarik. Tempat itu memiliki sentuhan Korea Selatan tapi dengan kearifan lokal tentunya. Ada stan yang menyediakan penyewaan hanbok. Baju adat Korea Selatan yang pengen banget gue pakai. Hanbok ini disewakan cukup murah, hanya Rp 20.000/ baju dan ditambah Rp 5.000 jika kalian ingin menambahkan aksesorisnya.



Benar-benar kearifan lokal yah :))
Park Shin Hye versi banyak makan :))
Bahagia banget cita-cita pakai baju adat Korea ini kesampaian walaupun belum di Korea Selatan beneran. Gak apa-apa, suatu hari nanti pasti paspor gue kena cap Korea Selatan itu, tenaaaanggg!
Terus kalian masih di rumah aja nih?
Masih nyari alasan gitu gak bisa ke sana karena gak ada kendaraan yang bisa di pakai?
Klik aja beb Automo, solusi untuk liburan kamoo!

Rancak bana?



September 07, 2018

Mandiri Online: "Pintu Ke Mana Saja" Zaman Now

by , in

Lalala, aku sayang sekali...DORAEMON!


Pasti kita semua sangat kenal dengan penggalan lirik lagu dari kartun favorit semasa kanak-kanak dahulu. Doraemon adalah mimpi semua anak-anak bahkan orang dewasa seperti saya. Betapa saya ingin punya robot kucing nan penuh manfaat seperti dia. Tapi dari seluruh peralatan yang dimiliki Doraemon, ada satu yang sangat saya inginkan. Pintu ke mana saja!

Kenapa pintu ke mana saja?
Seperti namanya, kemampuan pintu ini akan membawa kita ke manapun tempat yang ingin kita datangi. Tanpa batasan. Tanpa perlu ruang dan waktu yang berlebihan. Diberi kemudahan. Pintu ke mana saja akan membawa saya hilir mudik tanpa harus membuang banyak waktu. Cepat. Tepat. Bermanfaat. 

Dewasa ini ditengah aktifitas yang semakin memburu, kita seringkali kehabisan waktu. Tidak sempat melakukan ini dan itu bahkan terhambat membeli atau membayar sesuatu. Kita perlu "pintu ke mana saja" yang selalu memberikan kemudahan dalam kegiatan apapun yang kita lakukan. Tetapi benarkah pintu ke mana saja itu nyata adanya? Tentu saja tidak.

Lalu adakah solusi yang mumpuni untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan kita dalam melakukan kegiatan/ transaksi?

Bank Mandiri hadir memberi solusi.


Saya telah menjadi nasabah Bank Mandiri sejak usia dini. Yang artinya adalah Mandiri menjadi rekening pertama yang saya miliki dan terus setia sampai saat ini. Jadi keinget pertama kali menerima gaji saya gugup sekali masuk ke dalam ATM Centre. Sangat berhati-hati saat akan memasukkan kartu debit ke dalam mesin ATM, seakan takut kartu tersebut lecet. Biasalah namanya juga masih belia :))

Seiring berkembangnya jaman, Bank Mandiri terus berinovasi dan memberikan banyak penawaran untuk kemudahan juga kenyamanan para nasabahnya. Mereka selalu memberikan inovasi demi memuaskan kebutuhan nasabahnya. Apalagi "si tukang belanja" kaya saya.

Coba mana suaranya para wanita shopaholic?
Pengennya bentar-bentar beli baju.
Terus liat-liat make up eh taunya dibungkus bawa pulang.

Gajian artinya adalah saat yang tepat untuk belanja.
Namun kata siapa belanja itu harus melulu ke mall? Ada cara gampang belanja tanpa perlu menghabiskan banyak waktu ke sana.

Belanja online jawabannya.

Saya termasuk salah satu orang yang sangat sering membeli barang-barang secara online. Mulai dari baju, kuas dan peralatan make up, lipstick, jaket, sepatu, bahkan hadiah untuk kerabat juga sekarang bisa dibeli secara online. Tinggal lihat barangnya, masukin keranjang, terus tinggal bayar deh. Untuk pembayaran, biasanya menggunakan metode transfer, dan mengharuskan saya untuk ke ATM terdekat dulu. Tapi karena keterbatasan waktu maka bolak-balik ke ATM adalah hal yang merepotkan dan ribet!

Hal inilah yang memotivasi saya untuk pertama kalinya mencari tahu gimana cara biar gak ribet bolak-balik ke ATM. Nah! Pada tanggal 21 Maret 2017, Bank Mandiri meluncurkan "Mandiri Online" sebagai layanan mobile banking baru menggantikan 2 (dua) pelayanan mereka yang sebelumnya, Mandiri Internet Banking dan Mandiri MobileMandiri Online ini adalah wajah baru dari Mandiri Internet dan Mandiri mobile. Tujuan perubahannya tentu saja untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahaan kita sebagai nasabahnya.

Terus gimana caranya biar bisa jadi pengguna Mandiri Online? GAMPANG!
Tinggal datang ke kantor cabang Bank Mandiri, datengin customer servicenya, terus registrasi deh. Eitssssss... Jangan lupa membawa kartu identitas, buku tabungan, dan kartu debit Mandirinya yah.

Emang apa sih beda Mandiri Online ini dengan layanan sebelumnya?

1. Muncul dalam 2 jenis pelayanan: Mandiri Online Web dan Mandiri Online Apps
2. Tampilannya yang lebih elegan dan mudah digunakan
3. Kita para nasabah Bank Mandiri gak perlu lagi repot mesti mendaftarkan rekening tabungan, karena rekening yang kita gunakan sebagai sumber dana dapat langsung dipakai bertransaksi.
4. Sekuritas yang dijamin karena menggunakan metode otentikasi versi terbaru
5. Dapat diakses dengan menggunakan smartphone apa saja yang dimiliki oleh nasabah

Pas pertama kali cobain layanan Mandiri Online seneng banget akutu. Karena dibandingkan dengan mobile banking sebelumnya, aplikasinya jadi lebih mudah digunakan. Tampilannya juga jadi lebih cantik dan elegan. Kalau mau transaksi tinggal masukin id dan password yang sudah dibuat di kantor cabang tadi, kaya gini:

Contoh transaksi menggunakan Mandiri Online

Transaksi di atas menggunakan Mandiri Online App. Perbedaannya dengan menggunakan Mandiri Online Website adalah seperti namanya, Mandiri Online Website dapat diakses dengan menggunakan web browser sedangkan Mandiri Online App. diakses melalui aplikasi yang dapat diunduh smartphone nasabah.

Fitur utama Mandiri Online yang sangat ditonjolkan dalam penggunaanya ada 8 poin,

Fitur unggulan Mandiri Online

1. Satu Akses
Apapun pilihan kita dalam menggunakan Mandiri Online, baik melalui web atau aplikasi terintegrasi dengan hanya memerlukan 1 ID dan 1 password yang sama. Untuk orang pelupa kaya saya ini adalah ANUGRAH karena tidak perlu banyak mengingat password :3

2. Tampilan
Tampilan Mandiri Online lebih mudah dan nyaman untuk memberikan nasabah tentang informasi perbankan yang dibutuhkan.

3. Keamanan
Untuk keamanannya, Mandiri Online menerapkan teknologi OOB (Out Of Band) yang menjamin transaksi online dengan tingkat keamanan tinggi.

4. Transaksi
Apapun transaksi finansial yang ingin kita lakukan, semuanya secara real-time.

5. Cek Histori Transaksi
Seluruh transaksi yang kita lakukan dalam satu atau beberapa periode terekam secara akurat  dan dapat diunduh seluruh mutasi rekeningnya.

6. Transfer
Ketersediaan transfer sesama Bank Mandiri ataupun bank lainnya.

7. Top Up
Pilihan khusus untuk isi ulang e-cash / e-money

8. Buka Deposito
Juga dapat melakukan kegiatan membuka deposito / MTR

SERU KAN?

Jadi gak salah dong kalau saya bilang kalau Mandiri Online itu udah kaya "pintu ke mana saja"nya doraemon. Memudahkan setiap langkah untuk melakukan kegiatan transaksi. Membuat diri jadi mandiri.

Repot nyari-nyari ATM? YA ENGGA DONG!
Pusing karena takut telat bayar tagihan? GAK MUNGKINLAH!
Karena semua transaksi, selesai dengan satu solusi. Mandiri Online.






September 06, 2018

ASUS Vivobook Flip TP410: Ganti Usia? Saatnya Ganti Laptop Juga!

by , in

I'm officially 26th years old now!

Harus di bold biar sadar udah gak muda belia lagi akutu huahaha :))
Selama perjalanan hidup saya yang akhirnya melewati seperempat abad ini udah banyak banget cerita suka duka yang saya lalui. Perjuangan jatuh bangun yang selalu digeluti. Perjalanan menjadi mandiri.

Sejak lulus dari seragam putih abu-abu saya sudah mulai bekerja. Tidak hanya bekerja tapi juga dilanjutkan dengan kuliah pada malam harinya. Memang melelahkan tapi entah kenapa saya bahagia saat menjalaninya. Sebagai setengah mahasiswa - setengah karyawan, kadang saya didera oleh tugas dan pekerjaan yang menumpuk. Belum lagi menekuni hobi menulis yang ditumpahkan diam-diam lewat tulisan-tulisan yang tidak pernah diperlihatkan kepada siapapun.

Ingat sekali laptop pertama yang saya miliki adalah hadiah dari papa yang dibelinya secara kredit (karena keterbatasan ekonomi keluarga kami) pada tahun 2011. Waktu itu dia sering melihat saya menghabiskan waktu berjam-jam di warnet (warung internet) untuk berkutat dengan tugas-tugas kuliah. Sejak punya laptop baru, saya semakin termotivasi untuk mengerjakan tugas. Laptop itu juga yang sudah menemani saya saat "menangis darah" berjuang menyelesaikan skripsi di tengah kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah.

Laptop ini menjadi saksi bagaimana saya semakin lincah menuangkan seluruh muntahan kata. Saya menemukan juga menyembuhkan diri saya lewat tulisan-tulisan yang mengalir dari hati dilanjutkan dengan ketikan di ujung jemari. Seluruh rasa cinta yang tumpah ruah membuat saya sangat menyayangi laptop tersebut sekian tahun lamanya.

Pada tahun 2016 ketika saya memutuskan serius untuk ngeblog, laptop ini semakin produktif menjalani harinya. Semakin sering di bawa ke manapun melebihi pacar. Ketika memperoleh keberanian untuk 'mengenalkan' tulisan saya kepada dunia, banyak sekali rejeki yang datang. Rejeki yang tidak bisa dinilai hanya dari materi. Saya berkenalan dengan banyak teman-teman baru yang memiliki kisah menginspirasi bahkan mendapatkan banyak ilmu serta masukan yang membuat diri ini semakin termotivasi. Puncaknya adalah ketika sebuah karya membawa saya menjadi saksi Opening Ceremony Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, 18 Agustus 2018.

Karena menulis bisa jumpa sama Pak Wishnutama

Namun layaknya usia yang semakin menua...

Mobilitas tinggi dengan kondisi laptop yang tidak lagi memungkinkan membuat saya menemukan banyak kendala. Laptop ini akhirnya mulai lelah berjuang menemani saya dan segala aktifitas menulis yang semakin aktif. Dimulai dengan baterai yang sering drop. Awalnya saya masih bisa menggunakannya tanpa harus tersambung dengan arus listrik. Tetapi ketika dalam perjalanan ke Jakarta kemarin laptop tersebut tidak lagi bisa digunakan jika tidak tersambung dengan arus listrik. SEDIH AKUTU :(

Meratapi laptop yang lemot :((

Masalah lainnya datang dari penuhnya memori laptop. Saya adalah orang yang sangat telaten dalam menyimpan semua jenis kenangan -alias susah move on-. Jadi bisa bayangkan apa saja yang sudah tersimpan selama bertahun-tahun di laptop ini. Dengan memori internal laptop yang tidak terlalu besar tentu saja tidak lagi sanggup memuat data saya yang semakin banyak. Akibatnya saya harus banyak mengelus dada dan bersabar ketika laptop mulai lemot.
Keyboardnya juga bermasalah!
Beberapa kali keyboard laptop menjadi eror dan tertukar-tukar fungsinya. Bisa bayangkan dong di tengah deadline dan sedang mengetik hurufnya menjadi campur aduk, hati saya pun ikut campur aduk. Port SD Cardnya juga sudah tidak bekerja lagi sehingga kalau memindahkan foto saya harus mencari kabel kamera di seluruh sudut kamar.



Belum lagi ditambah dengan selalu ingin mencoba hal-hal yang baru mengharuskan saya menambahkan beberapa aplikasi untuk mengedit video di laptop untuk kebutuhan pekerjaan atau sekedar menambah kemampuan. Proses kerja laptop semakin lambat entah karena prosesornya bermasalah, kepenuhan data, tidak sanggup menahan aplikasi berat, dan layar yang sering kali berkedip manja kaya si dia. Terhitung tahun ini mungkin sudah puluhan kali laptop ini keluar-masuk service komputer. Bisa nambah kerutan di muka karena stress hiksssssssss :(

Terus gimana dong biar bisa terus berkarya tanpa terkendala?
Akhirnya di usia saya yang sudah resmi berganti ini juga saya memantapkan hati dan tekad untuk:

GANTI LAPTOP!

Mungkin ini adalah langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Namun muncul permasalahan baru lagi. Laptop apa yang memiliki spesifikasi oke untuk dapat mengerjakan segala aktifitas yang sedang dan akan saya lakukan sekarang hingga ke masa depan nanti. Asus memberikan angin segar terhadap kegundahan hati saya lewat kehadiran ASUS Vivobook Flip TP410. Elegan, multifungsional, dan memikat. Ketiga hal itulah yang langsung terbayang saat saya melihat spesifikasi dari ASUS Vivobook Flip TP410 ini.


Kalau kalian tidak percaya dengan 3 kesimpulan yang saya buat di atas, nih saya kasih 5 alasan kenapa jatuh cinta banget sama ASUS Vivobook Flip TP410 ini:

1. DESIGN CANTIK & CIAMIK

Saya adalah perempuan yang tergila-gila kepada sesuatu yang terlihat cantik. ASUS Vivobook Flip ini adalah salah satu hirarki kencantikan yang membuat mata saya berbinar saat memandanginya. Body laptop yang ramping dan ringan semakin membuatnya terlihat bergaya. Mengapa ringan? Karena laptop ini memiliki bahan alumunium dengan ketebalan 19,2 mm dan bobot hanya 1,6 kg saja. Enteng banget untuk dibawa kemana aja plus dimasukin ke dalam tas yang saya punya.

MASOOOKKK PAK EKO! :3

Dan berbicara soal masa depan, ASUS Vivobook Flip TP410 memastikan ketahanan maksimalnya dengan uji coba pengetesan buka-tutup hingga 20.000 siklus sehingga  menjamin laptop ini akan siap untuk dipakai hingga tahunan yang akan datang.



Tidak cukup hanya tampilan luarnya saja yang membuat terpukau. Saya dibuat terkagum dengan terpasangnya layar full HD pada LCD 14 incinya. Terdapatnya NanoEdge Display membuat laptop ini memaksimalkan rasio layar-ke-tubuh laptop hingga 78,7%. Maksimal pada layar namun minimal pada ukuran bodynya. Ciamik.

FULL HD GAISS

Masih berdecak kagum? 
Tahan gaisssssss, masih ada lagi!

Layar full HD tadi juga dilengkapi dengan tekhnologi wide-view 178° agar memastikan warna dan kontras yang ditampilkan di layar tetap hidup dan tajam SETAJAM SILET! Cocok bangetlah buat dibwa presentasi ketemu klien gitu *cielaahhh klien :))
ASUS Vivobook Flip TP410 ini juga dirancang untuk pengaturan "sentuhan jari". Sensor sentuh dengan presisi tinggi ini ditempatkan pada interval 6 mm. Fungsinya agar menghasilkan sensitivitas yang tinggi. Jadi sentuhan kecil saja dapat terdeteksi. Sangat memudahkan dalam bekerja.

2. AUDIO MENGAGUMKAN

Apalah arti hidup ini tanpa musik. Saya pribadi adalah orang yang sangat bergantung pada musik. Nulis pakai musik. Mau tidur pakai musik. Berangkat dan pulang bekerja pakai musik. Mandi pakai musik *oke ini mulai berlebihan huahahaha :)). Tapi musik adalah salah satu cara menenangkan diri yang gampang diperoleh. Nah di ASUS Vivobook Flip TP410 ini menyisipkan teknologi ASUS Sonic Master, di mana lewat kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang inovatif akan menghadirkan audio luar biasa mengagumkan dibanding laptop lainnya.

AAAAAAKKKKKK!
PENGEN KAK PENGEN!

Pandang terus jangan sampai LOLOS!

3. EFISIENSI KINERJA LAPTOP

Orang yang bilang "dont judge book by the cover". Atau istilah bahasa anak muda jaman sekarang itu "PERCUMA LUARNYA CANTIK KALAU DALAMNYA ENGGA!". Tapi ASUS Vivobook Flip ini ga gitu gaissssss. Setelah mengulik tampilan luarnya yang buat langsung teriak dalam hati "Tuhan pengen laptop ini dong", kinerja laptop ini juga wajib untuk diacungi empat jempol!

Laptop ini memilik prosesor hingga Intel Core i5 generasi ke 7 dan mempunyai memori 8 GB serta HDD penyimpanan hingga 1TB! Pengen nangis ga sih liat betapa laptop ini mampu menyimpan apapun di dalamnya bahkan kenangan mantan. ASUS Vivobook Flip TP410 benar-benar paket lengkap yang memanjakan penggunanya dengan banyaknya ruang yang bisa digunakan untuk aplikasi, foto, multimedia, atau bahkan curahan-curahatan hati ini.


Kaum milenial alias generasi colokan kaya saya ini pasti punya kekhawatiran tentang daya tahan baterai laptop. Tapi gak jadi khawatir dong yah karena laptop ini bisa bertahan seharian dengan kondisi baterai penuh. Gak bakalan repot tuh nyari-nyari colokan di tiap tempat. Saat mengisi daya baterai khusus untuk ASUS Vivobook Flip TP410 menyuguhkan teknologi ASUS Battery Health Changing yang membuat baterai laptop kita jadi awet dan tahan lama. Teknologi ini membuat kita dapat mencegah kerusakan seperti penurunan masa baterai, menghasilkan umur baterai yang lebih pendek, atau yang lebih parah pembengkakan karena oksidasi. BYE DEH BATERAI GENDUT!

4. PERANGKAT LENGKAP NAN BERFAEDAH

Layaknya mahakarya agung, selalu saja ada yang "wah" dari setiap sisi luar maupun dalam ASUS Vivobook Flip TP410 ini. Seperti tersedianya fitur Bluetooth® 4.1 dan dual-band 802, wifi yang telah dimodifikasi dengan gaya rendah terbaru dan tentunya 6 kali lebih cepat dibandingkan dengan generasi laptop sebelumnya.

Buat yang menghabiskan sebagian waktunya untuk bergerak lincah di atas keyboard alias mengetik tanpa henti, ASUS Vivobook Flip TP410 ini merancang keyboardnya dengan tombol yang berukuran penuh sehingga nyaman sekali untuk digunakan. Tidak lupa juga keyboard dilengkapi dengan tombol backlit yang membuat kita akan tetap produktif walaupun sedang berada di tempat gelap karena keyboardnya bisa NYALA! Wow Wow wow *norak*


Paket lengkap dalam satu laptop

Laptop ini juga memiliki sekuritas yang tinggi karena memiliki program "one touch access"nya. Sensor sidik jari touchpad yang terintegrasi didukung dengan Windows Hello, ucapkan selamat tinggal pada proses pengetikan kata sandi. Karena apa? Cukup dengan satu sentuhan, blasss! Kita sukses masuk ke laptop. Keren ga ada obat yah emang nih laptop. Tidak ada lagi tukang kepo huahahhahahaah :))

Kelebihan lainnya Vivobook Flip TP410 ini dilengkapi dengan port USB Type-C™ yang revolusioner untuk koneksi any-way-up dan transfer data super cepat. Agar lebih nyaman dan optimal, laptop ini menyediakan port paket lengkap yakni:

Kompatible untuk semua jenis perangkat 

Menambah kesempurnaannya, laptop ini dilengkapi dengan ASUS Pen. Ketersediaan ASUS Pen ini juga dapat mendeteksi variasi tekanan dari 10g - 300g yang artinya adalah memungkinkan untuk dipegang hingga 45° layaknya memegang pena biasa. WOW LAGI AHHHH :3


ASUS Pen

5. BERUBAH MENJADI 4 MODE

Ini sih juaranya!
Kapan lagi punya laptop yang bisa berubah bentuk?

Mohon maap sis, itu laptop atau kelakuan si dia gampang berubah? *HALAH*

ASUS Vivobook Flip TP410 doang yang bisa!
Laptop ini dapat berubah menjadi 4 mode yakni media stand, powerfull laptop, responsive tablet, dan shared viewer. Pengen punya akutuuuuuuuuuuuu :((




ASUS Vivobook Flip TP410 telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 secara pre-installed. Jadi gak perlu repot lagi buat bilang ke abang jualannya "BANG JANGAN LUPA DIINSTAL YAAAAAAA".

Dengan 5 alasan kelebihan ASUS Vivobook Flip TP410 yang mengagumkan, sanubari semakin dipanggil untuk membawanya pulang. Terus kutau nih apa yang sebentar lagi akan ditanyakan oleh para netizen.

HARGANYA BERAPA SIH KAK?

Tenang.
Santai.
Kalem.

Saat ini ASUS Vivobook Flip TP410 ini menyediakan beberapa pilihan harga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kantong kita:

1. ASUS Vivobook Flip TP410 (i3-7100U/4GB/500GB/Win 10) - Rp 6.899.000
2. ASUS Vivobook Flip TP410 (i3-7100U/4GB/1TB/Win 10)     Rp 7.099.000
3. ASUS Vivobook Flip TP410 (i5-7200U/8GB/1TB/Win 10)     Rp 9.099.000

Cuma ini ajah harganya? YAH ENGGA DONG. Masih ada beberapa harga lagi yang bisa jadi pilihan sesuai tabungan masing-masing.

Pilihan harga ASUS Vivobook Flip lainnya 

Ada kualitas ada harga. Jargon ini seringkali diumbar untuk meyakinkan kita -para pembeli- bahwa di balik harga yang sedikit lebih tinggi tentu ada kualitas yang diunggulkan. Dengan harga yang menurut saya cukup terjangkau ini, saya dapat memiliki laptop yang memenuhi kebutuhan juga memacu saya untuk terus berkarya tanpa batas. Dan ASUS tidak pernah mengecewakan pelanggannya. Ada garansi 2 tahun untuk laptop ini, wow lagi jangan? *terDilan 2018:))

Berangan-angan punya dulu yah :3

Maka di umur yang baru ini saya juga memanjatkan doa.
Semoga dalam waktu dekat, laptop cantik ini dapat menghiasi kamar saya.
Semoga dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, laptop ini dapat membawa saya juara dalam perlombaan menulis lainnya. Atau minimal ke Asian Para Games udah dapet laptop baru gitu. Emang di undang kak!

Ada itik ada lembu
Lagi sibuk main gundu
Amel cantik di umur baru
Semoga dapat laptop baru

Setuju yah? 





Lomba dari sini 

***ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com***