My Head Full of Dream

Agustus 21, 2019

HAY DAY DUNIA NYATA - ASIA FARM PEKANBARU

by , in

Kalian pada tau permainan Hay Day gak?
Atau malah kalian salah satu “sultan” di sana?
Walau miskin di dunia nyata menjadi kaya di Hay Day adalah harus. Punya peternakan, lumbung padi, lading, bahkan kapal pesiar. 
KALIAN YANG MIZQIN CAN’T RELATE DEH POKOKNYA *huahaha


Gue sendiri udah main Hay Day sejak semester 1 waktu masih mahasiswa. Karena pengen kaya (tapi ga bisa-bisa) yaudahh minimal gue kaya dong di akun sendiri. Tapi siapa sangka sih Hay Day sekarang ada di dunia nyata.

DI MANA KAK?
DI MANA TUH?
MAU TAU?
MAU DONG YA, MAU! *maksa

Game Hay Day
Perkenalkan wisata edukasi terbaru di kota Pekanbaru bernama Asia Farm. Resmi dibuka pada tanggal 21 April 2019, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk menjadi tempat piknik tipis-tipis. Waktu sampai di sini mata gue udah berbinar-binar dong membayangkan akan sekeren apa tempat yang terinspirasi dari game tercinta ini. Cukup dengan membayar uang masuk sebesar Rp 25.000/ orang, kita akan mendapatkan gelang untuk masuk ke dalam kawasan Asia Farm. Waktu kemarin gue ke sana, mungkin dewi keberuntungan lagi seneng-senengnya ama gue. Gue dapat penawaran untuk mengisi satu form kaya survey gitu. Setelah isi form itu gue juga dapat tiket gratis masuk ke sini lagi yang berlaku selama satu tahun. Duh di suruh balik ke Pekanbaru mulu ya kayanya. Gelang yang tadi diberikan saat membeli tiket masuk juga memiliki fungsi untuk mengambil minuman gratis yang ada tidak jauh dari pintu masuk.

Dan petualangan di mulai.
Di kiri dan kanan sepanjang jalan Asia Farm mata kita akan disuguhi berbagai macam jenis bunga dan nama ilmiahnya. Gak cuma itu dong yah, buat kalian yang hobi bercocok tanam juga bisa membeli benih bunga dan buah yang ada di sini.


Seperti idealnya dengan kawasan pertanian, akan ditemukan banyak sekali kandang binatang. Ada kambing, sapi, ayam, kelinci dan yang akan dibuka selanjutnya kandang kuda. Dan ada satu bangunan khusus kaya sangkar burung gitu. Pengunjung diperbolehkan untuk berinteraksi dengan binatang-binatang yang ada sambil memberi makanan. SERUUU!

Kandang burung

Bangunan yang ada di dalam Asia Farm ini juga unik-unik. Judulnya sih boleh yah Asia Farm. Tapi kalian bakal merasakan sensasi berpindah pindah negara dari Asia hingga Eropa. Interior bangunan yang ada di dalam Asia Farm mengusung tema berbagai negara. 



Ada Belanda dengan kincir anginnya. Lalu ada kampung ala samurai, rumah jam Jerman, tempat makan alias foodstreet yang menyerupai Venesia, dan ini nih yang paling gue suka yaitu replika rumah Hobbit. Kita juga bisa sewa baju kimono di sini. Yah anggap aja pemanasan dulu sebelum ke negara aslinya kan. Gue kemarin gak sempet cobain karena sampe di sini udah kesorean, GAPAPA BALIK LAGI AJA YAKAN GAIS? Huahaha :))


Tiba-tiba di Belanda
 Karena tempatnya baru banget buka, semua bangunan yang kandang binatang yang ada di dalam Asia Farm masih terlihat baru dan menawan. Area seluas kurang lebih 4 hektar ini masih terus mengalami renovasi di sana sini untuk melengkapi wahana yang ada. Gue yakin sih tempat ini emang mesti banget jadi pilihan edukasi untuk sekolah atau keluarga. Mengajarkan dekat dengan alam sedini mungkin.

Nungguin Hobbit ga dateng-dateng

Venesia ala-ala :3
Jadi gini yah rasanya ada dalam dunia Hay Day. Menyenangkan sekali!
Selanjutnya kalau ada waktu dan kesempatan berkunjung (secara punya tiket gratis), gue yakin banget Asia Farm pasti memiliki banyak perubahan positif dan semakin ciamik. Buat kalian yang sama kaya gue, sultan-nya Hay Day. Kuy lah cobain ke Hay Day versi dunia nyatanya. Dijamin jatuh cinta :3


Lokasi:
Jl. Badak Ujung, Sail, Kec. Tenayan Raya, Kota Pekanbaru
Jam buka : 08.00 - 18.00 WIB

Bonus pict:

Untung ada minuman gratis jadi di dalem ga kehausan huaha :))




Agustus 01, 2019

SEMANGAT GOTONG ROYONG BERSAMA PENDEKAR PANCASILA

by , in


PANCASILA
  1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
  2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
  3. PERSATUAN INDONESIA
  4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM  PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
  5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA


Masih inget gak sih dengan kelima sila di atas.
Kalau jawab lupa? PARAH!
12 tahun kita gak pernah absen setiap Senin pagi denger Pancasila dikumandangkan. Tapi apa iya nilai-nilai yang tertanam di Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan kita?

Nahhhh berangkat dari keinginan untuk mengembalikan nafas kehidupan Pancasila di tengah-tengah masyarakat Indonesia, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik dan Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batam menyelenggarakan acara “Forum Aksi Pendekar Pancasila”. Keren banget namanya waktu gue pertama kali baca flyernya.

Flyer acara
Yang membuat keinginan makin membuncah *cieileh, pengen datang ke acara ini melihat siapa pembicara. Tebak gaiss tebak! Ada blogger idolaakkkkkkkkk yang hits banget itu, Mira Sahid! Gak pakai mikir dua kali: I’M IN! Acara dilaksanakan di Hotel Harmoni One Batam Centre. Melihat seluruh peserta yang datang ke acara, sebagian besar adalah siswa dan mahasiswa di kota Batam. Merasa muda akutuh huahahah :))


Lokasi acara
Lagu Indonesia Raya yang selalu digemakan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme menjadi pembuka acara bertemakan “KITA INDONESIA, KITA PANCASILA – Semangat Gotong Royong, Kebhinekaan Persatuan dan Kesatuan menuju Indonesia maju”. Kata sambutan diawali oleh Kadis Kominfo Kota Batam, Bapak Salim. Dilanjutkan dengan Bapak Wiryanta selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memberi kata sambutan sekaligus membuka acara Pendekar Pancasila di Batam.

Para Pendekar Pancasila Batam
Ada banyak sekali narasumber keren yang hadir. Salah satunya Bapak Aris Heru Utomo yang menjabat sebagai Direktur Sosialisasi, Komunikasi, Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Materi yang disampaikan Pak Aris seputar bagaimana menggali mutiara Pancasila di era milenial. Polemik yang sering muncul saat ini adalah betapa anak muda atau yang biasa disebut kaum milenial mulai melupakan konteks dan implementasi Pancasila di kehidupan sehari-hari. Budaya yang perlahan luntur harus dipupuk kembali agar hidup dan menjadi ideologi bangsa khusus anak muda. Karena di tangan anak mudalah estafet kepemimpinan bangsa ini akan dilanjutkan.

Narasumber lainnya, seorang Akademisi dari Universitas Sebelas Maret yakni Bapak Sudarsana memaparkan betapa pentingnya semangat gotong royong untuk menuju Indonesia yang unggul. Budaya yang sudah mulai terlupakan ini harus dihidupkan kembali ke tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Untuk menggaet perhatian para milenial, diperlukan seorang figur milenial pula. Itulah alasan Kominfo turut menghadirkan Cindy Gulla atau yang biasa dikenal dengan nama CIgul yang berprofesi sebagai seorang konten creator. Di usia yang terbilang muda, Cigul menceritakan bahwa nilai-nilai Pancasila bisa diimplementasikan dengan metode kekinian, gotong royong online, ujarnya. Semakin berkembangnya jaman, kekuatan internet dan social media menjadi senjata ampuh untuk melakukan “tindakan gotong royong”. Petisi dan bantuan online yang kerap kali dilakuka di social media menjadi contoh nilai Pancasila yakni sila ke 3, Persatuan Indonesia. Keinginan untuk menjaga Indonesia memersatukan orang-orang di seluruh penjuru negeri dalam satu wadah media online. Tidak lupa gadis manis berdarah Manado ini membagikan tips agar bisa berkarya menjadi konten creator seperti dirinya. PEsan yang diberikan CIgul adalah berkaryalah dengan apa yang kita miliki. Karena karya itu bukan tentang peralatan canggih tapi tentang kreatifitas dan konsitensi. Dan menurut seorang Cindy Gulla, tidak ada yang namanya keberuntungan. Segala hal bisa diraih dengan kerja keras. Salute!

Cindy Gulla
Dan materi yang ditunggu-tunggu tentu saja dari idolaknya akuhhh *maap agak norak maap wkwk. Mira Sahid, founder komunitas emak-emak blogger. Sepak terjang mba Mira gak perlu diceritakan lah ya. Siapa yang gak kenal dia. Lalu apa yang mba Mira bagikan di acara ini? Sebagai seorang blogger, mba Mira menekankan bahwa penting bagi kaum milenial untuk memperhatikan jejak digital yang dibuat. Menulis menurut mba Mira adalah tindakan penyembuhan diri. Dirinya bahkan memiliki sebuah buku harian tempat mencurahkan segala isi hatinya *apakah kita sehati mbaku karena kujuga suka nulis diary uwwww.

Mira Sahid idolakuuuu
Semoga pinter dan kreatifnya nularrrr
Lalu apa sebenar-benarnya arti Pancasila itu?

Pancasila adalah ideologi Negara.

Sebagai bangsa Indonesia yang kaya akan keanekaragaman, adalah penting untuk kita menjaga toleransi antar suku. Rasa peduli dan tolong menolong juga harus kembali ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya yang mulai terlihat luntur, adalah tugas kita bersama untuk menghidupkan kembali, memelihara, bahkan menjadi contoh betapa Indonesia adalah  Negara yang indah dengan nilai-nilai Pancasila yang berfaedah.

Karena apa?

Karena kita Indonesia. Karena kita Pancasila.