My Head Full of Dream

November 12, 2018

Batamku Suluh Kota Madani

by , in
MACET!
MACET!
MACET!

Itulah yang terpikir dalam benakku ketika melalui jalan raya yang setiap hari selalu kulewati ketika berangkat bekerja.Harus berdesakan dengan pekerja lainnya yang juga berjuang mencari rezeki untuk keluarga. Tidak heran kota ini dijuluki kota industri. Dan karena sedang berlangsung pembangunan di jalan besar ini, kami harus bertahan dalam kemacetan juga debu yang berterbangan setiap harinya

Sebelumnya izinkan aku memperkenalkan diri. Namaku adalah Magdalena Amelia Anur Septawati Waruwu. Namun lebih dikenal dengan Amelia. Kota kelahiranku adalah Padang, Sumatera Barat. Namun kedua orang tuaku sudah merantau dan turut memboyong aku, si bayi yang berumur 3 bulan ke kota Batam yang terletak di Kepulauan Riau. Kami tiba di kota yang tidak bisa dibilang kecil ini pada tahun 1992. Dari cerita orang tuaku, masih teringat jelas dalam ingatan mereka dulu kota ini masih penuh dengan rimbunan hutan di sisi kiri dan kanan jalannya.

Tahun demi tahun berlalu dengan cepat. Bayi yang berusia 3 bulan tadi bertransformasi menjadi seorang perempuan  berusia 26 tahun. Seiring dengan perkembangan pola pikir, bentuk tubuh, dan usiaku, kotaku juga mengalami hal yang sama. Batam kini bukan lagi kota dengan pepohonan dan hutan yang rimbun. Batam pelan-pelan menunjukkan terang dan semarak kotanya dengan kemajuan industri juga "cahaya" pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. 

Dulu saat aku masih mengenakan seragam putih abu-abu, masih jelas dalam ingatan ada satu jalanan yang sangat fenomenal dan sangat dikenal oleh warga Batam. Sebutannya adalah: Simpang Jam. Mengapa dinamakan Simpang Jam? Karena di simpang empat lampu merah tersebut di tengah-tengahnya terdapat jam bulat berukuran sedang. Entah bagaimana dan siapa yang memulainya, semua orang akhirnya mengenal simpang tersebut dengan sebutan Simpang Jam. 

   Simpang Jam (Sebelum renovasi)
Pic: Ikhsan
Namun sejak tahun 2017 jam tersebut hanya tinggal nama. Karena akhirnya, pertama kalinya, Batam memiliki flyover yang menghubungkan jalan di Simpang Jam tersebut. Sungguh inovasi pembangunan infrastruktur yang mumpuni juga membahagiakan untuk kami yang tinggal di dalamnya. Apalagi dengan semakin ramainya kota Batam dengan para pendatang, semakin tinggi pula mobilitas di jalanan. Semakin banyak orang-orang yang juga memiliki kendaraan. Adanya flyover ini seperti angin segar untuk seluruh pengguna jalan raya.


Pembangunan Flyover Laluan Madani
Pic: Ikhsan
Flyover Laluan Madani
Pic: Ikhsan
Batam sejak dahulu kala ibarat seorang anak kecil yang bertumbuh menjadi dewasa dan matang. Julukan "Kota Industri" memang menitikberatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam di bidang manufaktur dan industri. Batam sangat kaya dengan banyaknya investor asing yang menanamkan sahamnya untuk membangun perusahaan-perusahaan yang tidak henti-hentinya terus melalukan proses produksi. Namun kini Batam tidak hanya dikenal di sektor industri. Batam mulai merambah sektor lainnya, contohnya adalah sektor pariwisata.

Merunut kunjungan dari Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya bulan April kemarin juga memaparkan bahwa Batam adalah salah satu kota dengan tingkat kedatangan wisatawan asing paling tinggi selain Bali dan Jakarta. Hal inilah yang harus terus diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Kota Batam. Peningkatan pembangunan infrastruktur di berbagai tempat di Kota Batam adalah fokus utaman dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.

Kemenpar Launching Hot Deals di Batam, Kepulauan Riau
Selfie sama Pak Menteri Arief Yahya
1992 - 2018 (terhitung sejak aku menjejakkan kaki di kota ini) bukanlah waktu yang sebentar untuk membangun Batam. Berbagai perubahan dan inovasi terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Batam. Untuk para pendatang yang lewat melalui udara, ada Bandara Hang Nadim yang sudah mengalami pembenahan dan perbaikan di sana sini akan menyambut seluruh wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dengan basis Batam yang dikelilingi laut, juga telah tersedia pelabuhan di beberapa titik yang juga sudah dilakukan pembenahan demi kenyamanan seluruh penggunanya.

Bandara Hang Nadim Batam
Sumber : sini
Pelabuhan Sekupang, Batam
Source: Google
Menjelang akhir tahun ini pelebaran jalan juga semakin semarak dilakukan oleh Pemerintah Daerah. APBD yang ada benar-benar dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur yang mumpuni. Mungkin tahunan yang akan datang, Batamku akan semakin terang suluhnya sebagai Kota Madani.

MACET?
MACET?
MACET?

Ah aku juga harus bersabar sedikir lagi. Seluruh pembangunan yang berlangsung ini adalah untuk kota Batam yang ku cintai. Macet sebentar tak akan jadi soal. Kelak di masa depan, anak-anakku akan merasakan Kota Batam dengan infrastruktur yang membuat seluruh pendatang kota ini takjub.

Batamku, Suluh Kota Madani.
November 09, 2018

Hidupku #BuatKamu

by , in

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji, takkan khianati pintanya

Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu 
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

---------

Lagu Ada Band yang dibawakan berduet dengan Gita Gutawa ini adalah lagu yang paling membekas di hati gue. Lagu ini melempar diri gue ke masa lalu di mana gue adalah seorang gadis kecil yang selalu saja bergantung di pundak seorang laki-laki yang menjadi cinta pertama gue. Yang akan menjadi pusat utama cerita ini.

Gue adalah seorang perempuan yang dilahirkan dari keluarga sangat sederhana. Memiliki seorang ibu yang selalu bekerja sejak gue kecil. Juga seorang ayah yang juga tidak pernah lelah mengusahakan kelangsungan hidup keluarga kami. Gue mencintai mereka berdua. Sama banyaknya. Namun lagi-lagi cerita ini adalah tentang seorang laki-laki yang membuat seluruh orientasi kehidupan gue akan berputar pada dirinya.

Papa. Begitu gue biasa memanggil namanya. Hanya seorang lelaki biasa saja. Selepas lulus dari Sekolah Menengah Pertama, beliau bercita-cita untuk menjadi seorang engineer. Yang tentu saja mimpi itu harus dikuburnya dalam-dalam karena harus mengalah kepada sang abang yang memilih untuk menikah di tahun yang sama di tahun pendaftaran Sekolah Menengah Kejuruan. Penyesalan pertamanya dalam hidup yang disimpannya dalam hati dan membuat kakinya melangkah pergi dari kota kecil kelahirnnya.

Tahunan berlalu. Papa remaja akhirnya bertemu dengan mama. Di usia yang masih terbilang cukup muda, mereka mengikat janji suci pernikahan dengan seribu satu problematika. Dan gue adalah buah cinta pertama mereka. Papa memulai hidup baru di kota tempat gue dibesarkan hingga sekarang. Tanpa keluarga. Tanpa sanak saudara. Beliau berjuang menghidupi kami dengan segala keterbatasan yang dia punya.

Sebagai seorang yang hanya menjadi lulusan SMP. Segala pekerjaan yang bisa diusahakannya agar bisa mendapatkan uang. Hal itulah yang membuat mama juga akhirnya ikut bekerja membantu perekonomian keluarga kami. Gue tidak pernah mendapatkan apa yang anak-anak seumuran gue dapatkan. Tidak ada fasilitas. Tidak ada uang jajan. Tidak ada antar-jemput. Sejak TK (berkat kerja keras papa, gue bisa mulai sekolah di TK) gue memulai hari pertama sekolah, seorang diri. Berbeda dengan anak lainya yang mungkin akan diantar lalu ditemani hingga sekolah usai, gue justru selalu memulai hari pertama sekolah dengan kekuatan diri sendiri.

Dalam hati terdalam kadang gue merasa iri melihat teman-teman yang lain. Namun semua yang terjadi dari masa kecil hingga gue sudah genap berumur 26 di tahun ini, itu menempa gue menjadi seorang perempuan kuat. Semua rasa iri dan keinginan hati yang tidak tercapai di masa lalu dapat gue capai dengan kepuasan maksimal di tahun-tahun ini. Dan itu semua karena ada seorang lelaki kuat yang juga berdiri dan menopang di saat gue jatuh dengan caranya yang tidak biasa.

Pernah suatu kali gue sangat ingin memiliki handphone karena dari semua anak-anak di sekolah hanya gue yang belum mempunyai benda tersebut. Papa berjanji jika gue dapat lulus ujian nasional dengan nilai terbaik maka dia akan memberikan apa yang gue mau. Dan itu mengajarkan gue menjadi seorang pekerja keras yang berkeinginan kuat. Gue mendapatkan apa yang gue inginkan walau selanjutnya gue tahu, dia rela meminjam uang demi membelikan handphone tersebut.

Tahunan kembali berlalu dengan cepat. Gue bukan lagi gadis kecil pada masa itu. Gue adalah seorang perempuan matang yang bisa membeli apa yang gue mau dengan hasil keringat sendiri. Setelah semua cinta dan usaha yang papa berikan. Sekaranglah tiba giliran gue membalasnya dengan cinta juga. Gue ingin memberikan seluruh hidup untuk membahagiakan cinta pertama gue tadi. 

Di era mobilisasi yang semakin tinggi dengan transaksi online, kita memerlukan kemudahan-kemudahan dalam melakukan transaksi tersebut. Pernah suatu kali, papa mengatakan bahwa hari ini adalah hari jatuh tempo pembayaran tagihan listrik dan air. Beliau sepertinya terlupa tentang tanggal pembayaran dan kalang kabut meminta gue untuk segera membayarnya. Untung gue adalah pengguna TCASH.



Sebagai informasi, TCASH adalah layanan transaksi online dari Telkomsel yang bisa digunakan untuk pengguna Telkomsel maupun non Telkomsel. Tidak perlu khawatir dengan validasi bertransaksi online menggunakan TCASH, karena tentu saja TCASH sudah memiliki izin dari Bank Indonesia sebagai penyedia layanan keuangan elektronik.



Nah untuk memudahkan seluruh transaki yang membuat gue bisa membantu memudahkan papa, gue menggunakan TCASH Wallet. Banyak banget keuntungan menggunakan ini diantaranya adalah melakukan pembayaran dan pembelian apapun cukup di ujung jempol alias via gadget. Saldo yang ada di TCASH Wallet juga dapat digunakan untuk berbagi uang. Gue bisa dengan mudah mengirimkan uang kepada papa. Tidak berhenti sampai di situ, TCASH Wallet juga bekerja sama dengan beberapa merchant TCASH untuk berbagai pilihan promo.





Cara pakai TCASH  juga sangat mudah dipahami. Dapat diunggah pada gadget yang kita gunakan. Dan panduan yang tersedia akan memudahkan kita untuk menggunakan TCASH. Semua hal jadi lebih mudah. Walau kecil, ini adalah sedikit usaha gue untuk membahagiakan seseorang yang sudah sangat berjasa untuk gue. Dengan semua kemudahan yang diberikan oleh TCASH. Cinta pertama gue sekarang tidak perlu lagi takut terlambat membayar tagihan, memikirkan bagaimana beliau akan mengisi kuotanya, atau mungkin gue bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk papa dan mengirimkannya menggunakan TCASH Wallet.

Karena #BuatKamu akan kuberikan segala yang kupunya, bahkan hidupku.

Terima kasih papa.


November 09, 2018

Hari Baik Untuk Belanja Bijak #Lazada1111

by , in

Payday! Payday! Payday!

Bau bau bulan muda nih gaiss!
Bulan di mana kita ngerasa tajir abis karena rekening gendut alias abis gajian.
Kalau udah gitu biasanya di kepala ini akan muncul sederetan barang-barang yang harus dibeli karena kebutuhan dan ingin dibeli untuk memuaskan dahaga berbelanja saja. Tidak jarang kadang kita menjadi sangat konsumtif dan tergesa-gesa menghabiskan seluruh uang yang kita punya dan menyesalinya di sepanjang bulan sambil menunggu (lagi) waktu gajian tiba. 

SIAPA YANG KAYA GITU?
*ngacung

Gue juga merupakan salah satu perempuan milenial yang sangat senang berbelanja, online terutama. Selain karena lebih efisien waktu, belanja online itu anti ribet dan tinggal duduk tenang lalu barang yang dinantikan pun tiba. Tapi lagi-lagi karena tidak bijak saat membelanjakan uang, baru beberapa hari saja hari gajian berlalu gue sudah terancam untuk jatuh miskin huhuuuu :((

Eitsssss!
Tunggu dulu.
Tahan di situ.

Sebelum uang gue dan kalian semua dibelanjakan secara brutal, kalian harus banget sabar menanti tanggal fenomenal yang akan membuat kita -para wanita doyan belanja- ini bahagia.

11.11

Sebelas November.
Wah tanggalnya cantik yah. Bagus untuk tanggal lahiran anak, tanggal pernikahan, juga yang paling penting: TANGGAL UNTUK BELANJA

Emang ada apa sih di 11.11? 
Sebelum membahas lebih lanjut nih tentang belanja dan membelanjakan. Gue mau cerita dulu asal usul tanggal ini. Di China, tanggal 11 bulan 11 dikenal sebagai harinya kaum single alias harinya jomblo-jomblo. Tapi seiringnya perkembangan zaman, 11.11 lebih dikenal dengan hari untuk memanjakan diri sendiri. Dan belanja adalah salah satu caranya. Wow semakin menarik!

Nah kalian pasti tahu Lazada dong?
Lazada sebagai destinasi belanja online nomor satu di Asia Tenggara turut serta mendukung perayaan 11.11 ini. Mereka menamakan pesta belanja ini sebagai "Lazada 11.11". Dan yang paling menyenangkan di tahun ini Lazada juga akan mengadakan diskon fantastis selama dua puluh empat jam penuh!

WAGELASEH!

Ini sih namanya bener-bener saat yang paling tepat untuk memanjakan diri. Belanja sepuasnya. Tanggal baik untuk belanja bijak. Kalo gue pribadi sih untuk pesta belanja online gini punya strategi khusus. Gue bakalan buat wishlist. Mulai dari barang mana yang paling gue butuhin sampai barang apa yang paling gue inginkan.

My wishlist
Setelah punya list, sambil menunggu 11.11 tiba gue bakalan hunting-hunting dulu dong di aplikasi Lazada yang gue punya. Memantau kira-kira produk apa aja yang gue inginkan, di toko mana saja barang tersebut tersedia, serta dengan jeli melihat potongan-potongan harga yang akan muncul. Catet semua hal yang gue butuhkan dan bersiap untuk berburu diskonan.

Yang paling gue butuhkan tentu saja yang berkaitan dengan pekerjaan gue. Lazada adalah wadah lengkap untuk mencari baju-baju kantor yang keren. Lalu dilanjutkan dengan mencari barang-barang lainnya. Berhubung gue punya rencana untuk naik ke gunung tertinggi di pulau Jawa tahun depan, maka gue juga akan mencari peralatan outdoor yang gue perluin. Dan semuanya itu tersedia di Lazada.

Belanja menurut gue sendiri adalah kegiatan penyembuhan. Yang artinya adalah jalan membuat bahagia. Gue selalu senang dengan kegiatan memilih barang-barang yang gue diinginkan, memasukkannya ke dalam kantong belanja, dan melaksanakan proses pembayaran. Dan Lazada mampu memberikan gue banyak sekali kemudahan untuk dapat belanja alias bahagia.

Jadi tunggu apalagi?
Langsung yuk mulai pantau barang-barang keren yang ada di Lazada. Dan persiapkan dirimu untuk menghadapi fantastisnya pesta belanja online di Lazada 11.11!





November 07, 2018

DO Music Festival "Festival Musik Terbesar di Sumatera"

by , in
YO WASAP GAISSSS!
Setelah sebulan tanpa cerita cinta #halahhhh~
AY WELKOM BEK NOW!

*DADAH DADAH KE SELURUH PEMBACA*

Sebulan belakangan di Oktober entah mengapa malas menulis ini tak kunjung usai. Mungkin karena ada cerita cinta yang selesai *curhat lagi mbanyaaaa*. Dan tulisan yang sangat seger kaya es blewah ini hamba persembahkan untuk cerita menarik yang baru ajah nih terjadi di weekend minggu lalu.

Langsung ajahhh kak!
CEKIDOT!

Sebelas dua belas yah sama Marion Jola :))
Beberapa minggu belakangan di timeline instagram banyak banget seliweran brosur tentang festival musik yang digadang-gadang akan menjadi festival musik TERBESAR di Sumatera.


WOW!
WOW!
WOW!

Coba kita lihat ada siapa aja sih bintang tamunya. Oh ternyataaaaa ada Calum Scott. Tau ga? Tau ga? Itu loh yang liriknya gini,

"I'D CLIMB EVERY MOUNTAIN
AND SWIM EVERY OCEAN
JUST TO BE WITH YOU
AND FIX WHAT I'VE BROKEN"

Galau parah kak lagunya. Jadi langsung nyanyiin di telinganya mantan.

Selain Abang Calum Scout ada juga beberapa artis lainnya seperti, Marion Jola, Ten2Five, Pusakata, Ahmad Abdul, Tulus, dan beberapa band/ penyanyi lokal lainnya. Liat-liat harga tiketnya agak sedih ya karena sebagai sobat misqin sungguh gak mampu akutu mau beli tiket harga segitu. Mau dikasih makan apa cacing-cacing di perut saya kak kalau menghabiskan uang hanya untuk selembar tiket konser *dikeplak.

Tapi emang rejeki anak baik, nurut sama orang tua dan rajin menghabiskan uang tabungan itu ada ajah ya jalannya. Salah satu media partner Do Music (btw ini penyelenggara acaranya) di Batam, yakni yah tentulah kita semua tahu karena hitsnya "Amazing Kepri" & "Batam Promotion" mengadakan give away tiket festival ini. Singkat cerita, tiket-tiket ini berjodohlah kepada gadis manis berlesung pipi bernama Amelia ini. 


Festival ini dilaksanakan di Alam Mayang Pekanbaru. Cukup di tempuh kira-kira 30 menit dari Bandara Sultan Syarif Kasim II. Gate dibuka pukul 2 siang. Karena ada beberapa kategori tiket yang mengharuskan penonton masuk sebelum jam 4 sore. 

Gue sendiri sampai di sana sekitar jam lima sore. Pemegang tiket giveaway harus congkak datengnya gausah cepet-cepet wkwk. Alam Mayang yang sudah di set sedemikian rupa. Mulai dari area parkiran, penukaran tiket, pintuk masuk, stan makanan dan panggung. Untuk panggungnya sendiri dibagi menjadi dua bagian. Akordeon Stage dan Nafiri Stage.

Beberapa peraturan ditetapkan oleh penyelenggara acara mulai dari tidak membawa kamera profesional sampai tidak boleh membawa rokok dengan bungkus terbuka atau botol minuman. Setelah menukarkan tiket di meja panitia, gue melewati gate pemeriksaan untuk dilakukan proses scan terhadap tiket yang telah ditukarkan. Lalu juga dilakukan pemeriksaan seluruh badan untuk meyakinkan tidak membawa alat-alat yang bisa membahayakan. Mereka ga tau aja yang paling bahaya di gue itu, ya mulut wkwkwkwk.

Nah di gate masuk ini ada sedikit tindakan panitia yang menarik perhatian gue. Tadi udah gue sebutin yah tidak boleh ada rokok yang masuk ke dalam. Ternyata cerita punya cerita karena mereka memiliki sponsor rokok dengan salah satu merk. Nah yang buat kening gue berkerut adalah, semua penonton laki-laki yang masuk ke dalam area ini diberikan rokok tersebut. Emang sih acara ini sudah diberikan label 18++, namun sebaiknya panitia mungkin bertanya terlebih dahulu apakah penonton merokok atau tidak. Just my opinion.



Cukup jauh perjalanan dari gate di depan sampai ke stage pertama, yakni Nafiri Stage. Yang akan tampil di sini adalah Tamacage, Red Summer, Sudut Pelangi, Troya, Cigarettes Wdding, Ten2Five, Marion Jola, dan Ahmad Abdul. Acara di stage ini sudah dimulai sejak pukul 2 siang.


Penampilan di Nafiri Stage
Gue melanjutkan mengelilingi Alam Mayang dan tiba di stan tempat penjualan makanan dan minuman. Semua transaksi yang berlangsung di tempat ini tidak menggunakan cash dan hanya menggunakan TCASH, OVO, dan Debit/ CC Card. Makanan yang tersedia cukup banyak dan menarik juga mahal wkwkw.

Stan makanan
Marion Jola KW SUPER wkwk
Setelah perut kenyang dan hati senang, gue menuju Akordeon Stage yang merupakan panggung terbesar di sini. Di panggung inilah Tulus dan Calum Scout akan memberikan penampilan terbaiknya. Karena hari sudah beranjak gelap, gue memutuskan untuk ngetem (kaya kang angkot) di depan Akordeon Stage ini. Biar nanti bisa dapat tempat terbaik menyaksikan penampilan yang paling ditunggu-tunggu. Sebenernya, rencana awal gue adalah berlarian dari Nafiri Stage ke Akordeon Stage karena pengen banget liat penampian Ten2Five. Yang mana rencana itu bubar jalan karena tempatnya yang cukup jauh dan gue juga terjebak dengan kepadatan manusia di sini huhu :((

Akordeon Stage
Festival berlangsung seru dengan dibuka oleh MJA yang memiliki unsur dance-punk. Dilanjutkan dengan Pusakata yang juga membuat satu Alam Mayang bernyanyi. Apalagi waktu lagu Akad mengalun, semuanya langsung pengen cepet" akad juga eeeaaaa.

MJA

Pusakata
Penampilan yang paling ditunggu-tunggu, atau tepatnya gue juga tunggu-tunggu karena sesuka itu sama uda Tulus. Tulus hadir dengan semua pesonanya yang membuat seluruh cewek-cewek menjerit histeris. Gue ga ikutan kok, engga...


Tulus membawakan beberapa lagu miliknya seperti, Gajah, Jangan Cintai Aku Apa Adanya, Monokrom, Sewindu, Labirin, Ruang Sendiri, Teman Hidup, dan Manusia Kuat. Suaranya asli yah pengen bungkus bawa pulang ajahhhhhhhh!


Setelah penampilan Tulus, gue menarik diri dari stage ini. Kenapa? Karena dari satu artis ke artis lainnya cukup memakan waktu yang lama kira-kira setengah jam sampai 45 menit. Bayangin gue berdiri dari jam 6 sore. Lemah akutu :( Gue pun memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil berkeliling di sekitar Alam Mayang. Calum Scout yang ditunggu-tunggu pun akhirnya bernyanyi di atas panggung itu. Gue ga sempet dokumentasiin apapun karena udah capek banget.



Menurut gue nih bintangnya festival ini yah Tulus. Yah karena gue juga suka banget ama dia sih huahahahha. Menurut gue festivalnya keren. Set panggung dan susunan acaranya juga berjalan rapi dan tertatur. Tapi mungkin untuk penyediaan tempat sampah aja yang cukup jauh tempatnya sehingga lagi-lagi banyak sampah berserakan di sekitar Alam Mayang. Harapan gue kalau misalnya dilaksanakan lagi acara kekinian kaya gini mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan dan masukan yah kakak-kakak panitia. 


Demikianlah cerita tentang Festival Musik Terbesar di Sumatera. 
Sekali lagi terima kasih sudah diberikan kesempatan hadir acara ini.

Sekian dan peluk Tulus.



Ameliasepta