My Head Full of Dream

Re-round to 2018

IS IT TO LATE TO SAID HAPPY NEW YEAR VELAS!

Telat kak!
Telat banget.
Cukup telat.
Sangat telat.
TELAT KALI!!!

Huahahhahah :))


Ijinkan hamba tertawa-tawa penuh dosa dan gak tau malu gitu karena sudah terakhir kali menulis itu long-long-long-long time ago~
Gitu deh kalau hati lagi meliar ke mana-mana, jari ini pun tak mampu mengukir tulisan seperti biasa. *nyari alesan mbanyaaaa

ANYWAY, 
Intinya adalah: WELCOME 2019!
Tapi seperti halnya sebelum melangkah menuju sesuatu yang baru, mari sedikit melihat ke belakang dan menelusuri semua yang terjadi satu tahun belakangan di 2018. Inget gaisssss, tujuan melihat masa lalu itu adalah sebagai proses pembelajaran, bukan untuk mengingat kenangan sama mantan.

Here. We. Go.

My best moment in 2018

Buat gue, pertemanan yang sehat akan membuat kita mempunyai keluarga baru. Dan di awal tahun ini, gue membuka Januari dengan mereka yang disebut "Bandit Gunung". Sungguh namanya aja yang Bandit, tapi ngebobol ATM aja hanya sekedar wacana wkwkwk. Cerita gimana serunya camping ceria kami bisa dibaca di sini gaiss.

Foto bersama Bandit Gunung

Hello JOGJAKARTA!
Gue pernah berikrar *tsahhhhh~ bahwa tidak akan pernah mengganti header facebook sampai gue kembali menginjakkan kaki di Jogjakarta. Waktu itu foto yang gue pasang adalah pertama kalinya gue bisa menginjakkan kaki di Candi Borobudur. Dan terimakasih semesta yang baik hati, tahun ini di bulan Februari gue kembali ada di kota dengan cerita sejuta rindu ini.



Berawal dari cerita bercanda yang kemudian jadi serius. Gue dan dua sahabat yang saking lamanya temenan ampe gatau kita itu temenannya kapan dan kenapa bisa temenan memutuskan melakukan gebrakan dalam hidup. Karena belum bisa naik puncak pelaminan, yaudahhhhlah naik gunung barengan dulu aja. Sepakat ya! Dan di sinilah kami, di salah satu puncak gunung di Sumatera Barat, di ketinggian 2891 mdpl tepat di bulan Maret.


Belum puas bersenda gurau dengan alam, gue dan satu orang sahabat disertai dengan anggota Bandit gunung memutuskan mengikuti perlombaan tracking di Bintan. Dan itu cukup membuat kita semua hampir pingsan karena kepanasan huahahaha. Tapi itulah serunya. Petualangan baru. Teman-teman baru. Di bulan ini juga gue bisa bertemu sama banyak orang hebat berkat keputusan yang tepat menjadi member Blogger Kepri. Gue bisa ketemu sama penulis skenario favorit gue, Swastika Nohara dan traveller kece.





Mei. Hari-hari yang penuh cinta.


JUNI!
Adalah juaranya di tahun ini. WHY? MENGAPA? NAPA SEH? NAPA TUH?
Sungguh karenaaaaaaaa *sebentar gue terharu duluuuuu
Siap gais??
Baik.
Pada bulan yang baik ini. Gue (berkat pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa dan baiknya semesta) bisa menjejakkan kaki di ATAP SUMATERA, Puncak Kerinci, 3.805 mdpl. Momen ini adalah yang tidak akan pernah gue lupakan seumur hidup gue.
*kemudian nangis lagi*



Ada yang bilang "sehat itu mahal". Benar adanya. Sekian tahun absen dari rumah sakit, infus, dan teman-temannya. Gue akhirnya, tepat bulan Juli, jatuh di penyakit yang sama (lagi). Sampai rawat inap dan berhari-hari gak bisa produktif. Sungguhlah menyiksaaaa :(



AGUSTUS GONNA BE MY BEST MOMENT TOO :3
Gak kalah dari cerita di Puncak Kerinci kemarin, bulan ini juga akan menjadi bulan yang tidak akan pernah pernah gue lupain seumur hidup gue. Yah kalaupun gue lupa, gue bisa mengingatnya kembali lewat tulisan-tulisan yang banyakan curhatnya di blog ini. Gue, seorang perempuan yang usianya sudah menyentuh seperempat abad dan akan berulang tahun di September nanti, mendapatkan kado paling menyenangkan. Gue menjadi saksi sejarah untuk Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Gue bisa melihat pembukaan fantastis momen paling penting di mata internasional tersebut.



26th - SEPTEMBER 2018 "Welcome to the NEW AGE, please be SAVAGE" *anaknya mobelejen bgtzzz :))





Oktober was awesome. Hidup gue berjalan dengan banyak cinta dan cita.



November dan satu lagi semesta berbaik hati kepada anak perempuan ini. Berkat mengikuti salah satu give away dari akun populer di Batam. Gue bisa nonton konser Tulus, yesssss! Tulus yang menggoncangkan dunia musik tanah air lewat lagu-lagu fantastisnya, di depan mata, nyata, dan ada. BAHAGIA BANGET AKUTU!!!


Dan tibalah di penghujung tahun. Desember tahun ini, well, gak bisa dibilang bahagia-bahagia banget juga, tapi gak bisa dibilang sedih juga. Intinya adalah gue selalu bersyukur untuk semua orang yang datang dan pergi di hidup gue. Semua yang meninggalkan dan menggoreskan cerita dalam setiap lelah. Doa gue cuma satu: dekatkanlah yang baik, yang akan membuat gue juga semakin baik.


Amin.


So, 2019.
Rock me.


Ameliasepta

14 komentar:

  1. semoga tahun 2019 ini punya banyak cerita yang tak kalah serunya dari tahun lalu buat kak amel yaaa...

    BalasHapus
  2. hwaa keren ada dokumentasi per bulan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku anaknya pelupa kak, jadi mesti di dokumentasikan wkwk

      Hapus
  3. waw, semacam kaleidoskop ya.. keren.
    semoga 2019 lebih baik lagi, dan terus lebih baik...

    btw, alumni Jogja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar inget sama yg udah berlalu kak haha, bukannnn. Ku anak Batam asli yang sudah jatuh cinta dengan Jogja :3

      Hapus
  4. Wooow..banyak yaah aktivitas menarik di tahun 2018. Semoga dengan hadirnya tahun 2019 ini bisa meningkatkan kunjungan dan aktivitas yaah.

    BalasHapus
  5. Oh ya, aku ingat waktu kakak ke Jakardah menghadiri pembukaan Asian Games. Keren kak. Semoga 2019 lebih keren lagiii!

    BalasHapus
  6. Banyak ya momen Serunya tahun 2018...asyik bgts, semoga tahun 2019 lebih byk lagi ya jalan-jalannya bikin iri...

    BalasHapus
  7. how sweet kaleidos...

    Happy new year!!!!! semoga 2019 makin banyak cerita2 seru.

    BalasHapus