fPtFh9MOYDYCIXsMqZnULjYeLRvmL6GtPeki3xPR

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

kalau JATUH? ya BANGUN LAGI DONG!!! - HIDDEN PARADISE-

2018 sudah berjalan sekitar 14 hari. Tapi kaki udah gatal aja kepingin piknik. Tapi karna ga punya waktu libur, cuma bisa punya weekend doang. Marilah berikhtiar untuk piknik di weekend ini.

Ternyata oh ternyata semesta emang baik banget yah. Baru aja mengutarakan harapan eh diberikan kesempatan. Akhirnya tim "kecil" ini pun terbentuk dengan 4 orang perempuan di dalamnya beserta banyak sekali laki-laki hahahaa. Kami berencana mengeksplore surga tersembunyi yang ada di Kota Batam.

NAMUN...
Drama dimulai...
Kami berencana pergi di hari Sabtu sore. Tapi dari Rabu hujan ga berhenti membasahi bumi dan hati. Batam sebenernya bukan kota yang curah hujannya tinggi, tapi ga tau kenapa hujan turun ga berhenti. Kalaupun berhenti langitnya mendung banget kaya hati mantan. Kita masih mencoba positif dan berharap di hari Sabtu hujan ga bakal separah ini karna jalur tracking kami lumayan tinggi dan bakalan licin kalau hujan masih awet ampe jadwal kami berangkat.

Sabtu tiba...
DAN MASIH HUJAN! Yhaaaa....

Emang cuma gerimis tapi langitnya tetep aja mendung. Bahkan suhu udah sampai di 23C. FIX BATAM RASA BOGOR :))
Drama tidak hanya berhenti sampai disitu, kami yang cewek-cewek ngusulin buat pergi duluan biar ga kemaleman dan bisa diriin tenda. Yang tadinya ngumpul di jam 4 sore molor ampe jam 6 sore... Oke baik.. masih mencoba positif.
Tim lengkap akhirnya kumpul semua di jam setengah tujuh malam.
IYA SOB SETENGAH TUJUH MALAM  BARU MAU MASUK HUTAN HA HA HA.


Sebelum masuk tentunya tidak lupa kita semua berdoa dan berharap perjalanan yang akan kita lakukan ini berjalan dengan baik (pulang-pergi selamat). Maka dimulailah perjalanan panjang kami diiringi dengan rintikan hujan yang membasahi bumi...

Karena hujan, tentu track yang dilalui 2 kali lipat jadi lebih sulit. Apalagi baru 10 menit jalan kami harus basah-basahan lewat aliran air dan langsung mendaki dengan beban berat di pundak masing-masing yah walau lebih berat nanggung beban hidup sih. Dalam perjalanan beberapa kali berhenti karna salah satu di antara kami yang belum terbiasa dengan track, limbung. Benar-benar kerasa berat, udah hujan, becek, tapi ga ada ojek, dingin (dinginnya ini dingin banget bahkan nafas aja bisa keluar uap uap, kan gue jadi keinget film Titanic).

Setelah menempuh perjalanan hampir 2 jam lebih dengan drama kepleset, jatuh, berhenti ambil nafas, inget masa lalu akhirnya kita pun sampai di tujuan yang GELAP GULITA :)) yaiyalah sampenya udah jam sembilan malam, apaan yang mau diliat hahaahahhaa.
Karena hujan semakin deras, yang cowo bergegas buat nyari kayu untuk api unggun dan sebagiannya sibuk diriin tenda. Terus kita yang cewe ngapain? TENTU SAJA IKUT BANTU...... dalam DOA :)

Tenda pun berdiri. Kita semua beres-beres dan langsung masak karna ini udah lewat banget dari jam makan malam. 

penampakan tenda legend kami
*abaikan jash hujan dan baju yang bergelantungan itu*

Sebenernya cerita tenda ini sungguhlah membuat emosi naik. Kenapa? Karena tenda ini BERAT BANGET! Emang bukan anak-anak cewe yang angkat, tapi ngeliat anak cowo pada gantian bawa carrier isi tenda ini doang aja udah buat ngilu. Dan kita pikir kalau berat pasti dia berguna kan, ya dong? TERNYATA ENGGA! Tendanya bocor dan alasnya yg di bawah bahkan ga mampu untuk nahan rembesan air. *buang juga nih tenda*
Tapi itulah salah satu dari banyak hal yang buat perjalanan ini jauh lebih berharga. Satu tim jadi lebih care satu dengan yang lainnya, rela tidur desek-desekan biar ga semuanya kena basah rembesan air, rela berbagi selimut dan baju kering, toleransi. Hujan ga berhenti sampai disitu aja. Menjelang subuh hujan jadi lebih lebat dan semakin dingin. Beneran nih, kita mah emang pasukan nekat. Hujan-hujan masih ngecamp :))

Ada yang bilang "badai pasti berlalu"
Dan benar. "Badai" kami barusaja berlalu. Kami di sambut matahari akhirnya setelah 4 hari berturut-turut langitnya kelabu. Memang mataharinya gak bener-bener terik, tapi seengganya kelihatan dengan sangat jelas. Dan yang paling penting terlihatlah seluruh keindahan ciptaan Tuhan di sekeliling tenda kami. Mau tau?



*nyusu dulu gan*
karna ngopi terlalu tidak sehat untuk penderita maag kaya gue :))

ga tahan kalau udah liat air, naluri duyung tapi ga bisa berenang nya keluar :))

pengen basuh dosa kaki ga sih disini

 Dan inilah dia gadis-gadis pejuangnya :3

Nikmat Tuhan ❤

ga bisa berhenti pose :))



Semua lelah dan capenya kita di malam tadi, mendaki bukit turuni lembah kaya ninja hatori terbayar dengan semua yang indah di depan mata ini. Alam ini memang menarik dan ga akan pernah ada habisnya untuk dieksplore.

bisa mancing juga di sini

itu pegang hpnya akting doang, beneran.
SINYAL AJA GA ADA GIMANA MAU MAEN HAPE SOB!

INI BENERAN "HIDDEN PARADISE"

Udah puas main air plus foto-foto plus perut kenyang, kami pun harus mengucapkan "selamat tinggal" pada hutan ini. Sungguh tempat yang buat jatuh cinta, tempat yang memberi banyak pelajaran, tempat semua toleransi dan kekeluargaan benar-benar terasa. Semoga kita bisa segera bercengkrama lagi.

DIVISI KURANG TIDUR SEMUA

Pose lagi sebelum pulang

Walaupun jalan pulang kami "cukup" berliku dan banyak masalah mulai dari jatuh, kaki keseleo, ditandu tapi yg bawa tandunya malah mau jatoh :( maap ye pasiennya berat dosanya. Tapi gue ga akan berhenti buat terus punya hobi kaya gini. Kalau jatuh ya bangun lagi dong. Karena ga perlu kuatir, akan ada banyak tangan yang akan menggapai menolong untuk bersama-sama bangkit lagi.


With love,


ameliasepta


Related Posts
AmeliaSepta - LIFESTYLE AND TRAVEL BLOGGER
(masih) wanita, gampang ketawa dan bahagia, punya kemampuan bisa tidur di mana aja apalagi dalam pelukan kamu, mimpinya banyak tapi paling pengen jadi ibu untuk anak-anak kamu. Full timer - Dreamer; Part timer - Worker

Related Posts

Posting Komentar